Relawan Jokowi (ReJO) mengingatkan kepada kelompok yang mengaku Mujahid 212 untuk tidak mengganggu pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober mendatang. AksiMujahid212
Aksi Mujahid 212 di sekitar Patung Kuda Arjuna Wihaha, Jakarta Pusat. Foto : Elfany Kurniawan/JPNN- Relawan Jokowi mengingatkan kepada kelompok yang mengaku Mujahid 212 untuk tidak mengganggu pelantikan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.
Ketua ReJO Bidang Hubungan Antarlembaga Kiai Ahmad Gufron menyampaikan peringatan itu menyusul Aksi Mujahid 212 di depan Istana Kepresidenan, Sabtu yang mendesak Presiden Jokowi segera lengser. "Ingat saudaraku, Presiden Jokowi terpilih secara konstitusi dan mendapatkan amanah mayoritas rakyat Indonesia dalam Pilpres lalu. Tidak ada dalilnya Jokowi dilengserkan," kata Gufron saat dihubungi, Mingfu .Gufron meminta Mujahid 212 membaca secara saksama Undang-undang 1945 dan turunannya, serta belajar ilmu ketatanegaraan."Jadi tidak hanya asal banyak bicara kalau tidak tahu substansi," ujarnya.
Gufron memastikan ReJo bersama jutaan pendukung Jokowi siap pasang badan jika ada pihak yang ingin merongrong pemerintahan saat ini. ReJo bersama organ lain pendukung Jokowi akan bergerak bersama jutaan simpatisan untuk mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden di MPR pada 20 Oktober 2019.. "Kami akan ambil bagian saat pelantikan presiden nanti, meskipun pengamanan sepenuhnya tugas polisi dan TNI," pungkas Gufron.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Aksi Mujahid 212: Tolak RKUHP dan Tuntut Jokowi MundurRatusan orang yang mengikuti Aksi Mujahid 212 menyarakan penolakan pada RKUHP serta menuntut Presiden Jokowi mundur.
Baca lebih lajut »
Massa Mujahid 212 Minta Jokowi MundurMassa aksi banyak membawa atribut bendera tauhid.
Baca lebih lajut »
Beda dengan Demo Mahasiswa, Orator Aksi Mujahid 212 Teriak Turunkan JokowiBerbeda dengan demo mahasiswa, Aksi Mujahid 212 juga berisikan tuntutan agar Presiden Joko Widodo lengser dari jabatannya. jokowi mujahid212 mahasiswa
Baca lebih lajut »
Orasi Aksi Mujahid 212 Minta Jokowi Turun, NasDem: Basi, Sudah Lewat'Jangan aspirasi mahasiswa ditumpangi macam-macam. Sudah basi, Bos. Sudah lewat. Jokowi terpilih secara konstitusi, sah,' kata Irma Suryani.
Baca lebih lajut »
Kapitra Nilai Demo Mujahid 212 Turunkan Jokowi Pelampiasan Dendam Lama
Baca lebih lajut »
Orasi Aksi Mujahid 212 Minta Jokowi Turun, Kapitra: Tak Jelas, Ada Dendam LamaKapitra Ampera menilai tuntutan aksi mujahid 212 untuk menurunkan Jokowi tidak relevan dengan apa yang tuntutan mahasiswa.
Baca lebih lajut »