Korban berangkat menjadi buruh migran di Arab Saudi melalui jalur ilegal.
REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Wanita warga Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Arab Saudi. Saat ini kasusnya sudah ditangani Tim Serikat Buruh Migran Indonesia .
Informasi yang dihimpun dari SBMI, korban berangkat sekitar dua bulan lalu ke Riyadh melalui jasa perusahaan pemberangkatan tenaga kerja untuk dipekerjakan menjadi petugas kebersihan atau cleaning service di salah satu perusahaan di Riyadh. Sehingga korban memilih untuk melaporkan kejadian yang dialaminya, beruntung tim SBMI yang menerima laporan langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi seperti KBRI Riyadh, Kementerian Luar Negeri RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan lainnya.
"Kondisi korban saat ini sehat dan tinggal menunggu kepulangannya ke Indonesia. Kami pun berkoordinasi dengan Pemkot Sukabumi untuk membantu proses pemulangannya," tambahnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga Nyaris Jadi Korban Pikap Terbalik di Pedalaman AcehJalan di Desa Sikundo, Aceh Barat rusak parah dan belum pernah diperbaiki.
Baca lebih lajut »
Tiga Warga Tasikmalaya Jadi Korban Geng MotorBerdasarkan keterangan korban, para penganiaya itu datang secara bergerombol.
Baca lebih lajut »
Arab Saudi Bolehkan Pasangan Turis Bukan Muhrim Menginap dalam Satu Kamar HotelAda aturan baru di Arab Saudi yang memungkinkan turis pria bersama wanita bukan muhrimnya dapat menginap dalam satu kamar tanpa bukti pernikahan.
Baca lebih lajut »
Ketika Perempuan Arab Saudi Mulai Membebaskan Diri dari 'Belenggu' AbayaSejumlah perempuan Arab Saudi saat ini mulai memilih mengenakan pakaian yang, jika mereka kenakan beberapa tahun lalu, bisa membuat mereka bermasalah dengan polisi moral.
Baca lebih lajut »
12 Emansipasi Perempuan di Arab Saudi yang Tak Pernah Dirasakan SebelumnyaBerikut 12 bentuk emansipasi terbaru bagi perempuan di Arab Saudi yang tak pernah dirasakan sebelumnya oleh para kaum Hawa di sana.
Baca lebih lajut »