Warga dua kampung berbeda meminta kepada Kapolres Jayawijaya, Papua, agar mengizinkan mereka untuk saling berperang secara tradisional selama tiga hari. Papua
jpnn.com, WAMENA - Warga dua kampung berbeda meminta kepada Kapolres Jayawijaya, Papua, agar mengizinkan mereka untuk saling berperang secara tradisional selama tiga hari. Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen bersama wakapolres dan personel yang berada di lokasi perang, terus menyampaikan imbauan perdamaian, dan sejak Kamis pagi hingga sore pukul 18.00 WIT tidak terjadi perang. "Kedua pihak minta untuk perang, minta aparat berikan kesempatan mereka berperang tiga hari.
Baca Juga: Pada hari kedua ini tidak terdapat korban jiwa seperti hari pertama pada Rabu yang mengakibatkan delapan masyarakat dilarikan ke RSUD Wamena karena mengalami luka-luka akibat senjata tradisional. Massa masing-masing kelompok yang mempersenjatai diri dengan senjata tradisional pada Kamis ini diperkirakan jumlahnya di atas 1.000 orang. "Hari ini sebenarnya berlanjut dengan perang, tetapi kami bisa gagalkan perang itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kapolres Jayapura: Warga Dua Kampung Minta Izin Berperang |Republika OnlinePolres Jayapura tak mengizinkan dua kampung berperang selama tiga hari.
Baca lebih lajut »
Ribuan Warga Kepung Gedung DPRD Gresik Minta Bongkar Muat Batu Bara DitutupRibuan warga mengepung gedung DPRD Gresik. Mereka menentang aktivitas bongkar muat batu bara di dermaga PT Gresik Jasa Tama (GJT), yang mulai beroperasi lagi. Gresik
Baca lebih lajut »
BPJS Minta Pemda Biayai Kepesertaan Warga Miskin |Republika OnlineBPJS berharap bisa membiayai kepesertaan warga tak mampu
Baca lebih lajut »
Pandemi, Pemkot Bandung Minta Warga Tak Pawai 1 MuharramPemkot Bandung mengimbau warga tak menggelar pawai obor kala Tahun Baru Islam 1 Muharram dan menganjurkan merayakannya dengan tasyakur sederhana.
Baca lebih lajut »
Anies Minta Genteng Rumah Warga di Sekitar Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Dicat Satu WarnaAnies meminta agar Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk membicarakan pewarnaan genteng tersebut dengan warga sekitar.
Baca lebih lajut »
Menag Minta Warga LDII Perkuat ToleransiMenag Fachrul Razi mengajak warga LDII untuk senantiasa menjaga dan memperkuat toleransi. Menag
Baca lebih lajut »