Saat ditemukan, jasad mungil tersebut berbalut rok abu-abu dan terbungkus plastik merah.
Saat itu, ia curiga dengan plastik berwarna merah tersebut lantaran saat akan disingkirkan terasa berat.Kaget bukan kepalang, ternyata plastik merah tersebut berisi mayat bayi berbalut rok abu-abu.
"Bayi juga ditutupi dengan sarung bantal dan sarung guling. Semula dikira sampah, karena terasa berat, kemudian dibuka," kata Kapolsek Kembang, AKP Usman, saat dihubungi, Selasa. Menurut Usman, usai menemukan jasad bayi, saksi langsung beranjak pergi untuk menginformasikan perihal tersebut kepada sejumlah warga."Kami langsung meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara," kata Usman.
Dari hasil pemeriksaan kepolisian, bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki, dengan panjang 32 sentimeter, berat 1,3 kilogram, rambut hitam, lingkar kepala 26 sentimeter dan dada 23 sentimeter. "Apakah bayi sengaja dibuang oleh orangtuanya atau seperti apa, masih didalami. Kami masih menyelidiki kasus penemuan mayat bayi ini," pungkas dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tolong! Belasan Warga Banten di Papua Minta Pulang Tapi Tak Ada OngkosBelasan orang Banten meminta bantuan Pemprov Banten agar mereka dipulangkan. Mereka mengaku ada perasaan was-was karena situasi keamanan di Papua belum kondusif... Banten Papua
Baca lebih lajut »
Taliban Tebar Ancaman, Warga Afghanistan Takut Ikut PemiluAfghanistan menggelar pemilihan presiden dalam bayang-bayang ancaman teror Taliban, Sabtu (28/9). Akibatnya, tingkat partisipasi pemilih jadi sangat rendah. PemiluAfghanistan
Baca lebih lajut »
Kasatreskoba Datang Bawa Tangki, Warga Langsung Rebutan Bawa EmberSatreskoba Polres Bojonegoro membawa dua mobil dengan taksi air total 12 ribu liter air bersih. Kekeringan
Baca lebih lajut »
Irwan Prayitno: Pembunuh Bukan Warga Papua Asli WamenaIrwan menyebut warga Sumbar sangat akrab dengan orang Papua.
Baca lebih lajut »
Demonstrasi mahasiswa: ‘Dijebak perusahaan bus saat pergi ke lokasi hingga dukungan dari warga’Mahasiswa di Semarang mengaku dibawa putar-putar oleh sopir bus sebelum tiba di Jakarta, sedangkan mahasiswa di Jogja merasa merinding melihat ribuan orang menutup salah satu jalan di kotanya. Ini adalah kisah personal para pengunjuk rasa dari bangku kuliah.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Harus Optimal Lindungi Warga di WamenaSementara Warga di Papua diharapkan bisa saling menjaga.
Baca lebih lajut »