Wapres Ungkap Alasan Merger Bank Syariah Anak BUMN |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Wapres Ungkap Alasan Merger Bank Syariah Anak BUMN |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 13 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 8%
  • Publisher: 63%

Saat ini Indonesia tidak memiliki bank syariah yang masuk 20 besar dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan, rencana penggabungan atau merger bank-bank syariah anak bank-bank BUMN bertujuan untuk memperbesar dan memperkuat keberadaan bank syariah hingga kancah dunia. Kiai Ma'ruf mengatakan, hingga saat ini Indonesia tidak memiliki bank syariah yang masuk 20 besar dunia.

Kiai Ma'ruf mengatakan, penggabungan bank-bank syariah milik BUMN bisa melebarkan kiprah bank syariah. Dengan penggabungan menjadi satu bank syariah saja, bisa melayani proyek-proyek besar atau kegiatan ekonomi yang lebih besar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

PDIP Ungkap Alasan Acmad Purnomo tak Mau Masuk Timses Gibran |Republika OnlinePDIP Ungkap Alasan Acmad Purnomo tak Mau Masuk Timses Gibran |Republika OnlineRudy mengatakan, bukan berarti Purnomo bakal melawan Gibran di Pilkada Solo.
Baca lebih lajut »

Mike Tyson Ungkap Alasan Takut Melawan McGregorMike Tyson Ungkap Alasan Takut Melawan McGregorMantan petinju dunia, Mike Tyson, mengungkapkan alasan takut melawan petarung seperti Conor McGregor di pertarungan UFC.
Baca lebih lajut »

Wamenag Ungkap Banyak Gedung KUA di DKI Tidak TerurusWamenag Ungkap Banyak Gedung KUA di DKI Tidak TerurusWakil Menteri Agama merinci dari 44 gedung KUA di DKI Jakarta, ada 39 atau hampir 88,6 persen yang kondisinya tidak layak.
Baca lebih lajut »

Wapres: Kebijakan Pemerintah dengan Fatwa Ulama saat Pandemi |Republika OnlineWapres: Kebijakan Pemerintah dengan Fatwa Ulama saat Pandemi |Republika OnlineKebijakan penanggulangan pandemi Covid-19 adalah menjaga kemaslahatan rakyat.
Baca lebih lajut »

Wapres Sebut Kebijakan Pemerintah Tanggulangi Covid-19 Tak Bermanfaat Jika Masyarakat Tak PatuhWapres Sebut Kebijakan Pemerintah Tanggulangi Covid-19 Tak Bermanfaat Jika Masyarakat Tak Patuh'Yang sangat diperlukan adalah kepatuhan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan..,' katanya.
Baca lebih lajut »

Cegah Covid-19, Wapres Minta Masyarakat Ikuti Fatwa UlamaCegah Covid-19, Wapres Minta Masyarakat Ikuti Fatwa UlamaDitegaskan Wapres, fatwa-fatwa tersebut baru dapat memberikan manfaat apabila adanya kepatuhan masyarakat untuk mematuhinya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 00:21:48