Walkot Semarang Minta Admin Layanan Pengaduan Masyarakat Responsif

Indonesia Berita Berita

Walkot Semarang Minta Admin Layanan Pengaduan Masyarakat Responsif
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 51%

Para admin pengelola pengaduan ini merupakan kepanjangan tangan, mata, dan telinga dari Pemerintah Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta para admin pengelola pengaduan pelayanan publik 'Sapa Mbak Ita' untuk lebih aktif dan responsif dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat. Mereka juga diminta aktif melakukan penyisiran guna mengecek kondisi yang ada di lapangan sebelum muncul adanya aduan dari masyarakat.

"Sebelum dikomplain, jalan dan cek dulu untuk meminimalisir pengaduan yang masuk terutama bagi perangkat daerah yang sering diadukan oleh masyarakat seperti Dinas Perhubungan, DPU, Disperkim, PDAM, dan Satpol PP," ungkap Ita dalam keterangan tertulis, Rabu .Pihaknya menyebut para admin pengelola pengaduan ini merupakan kepanjangan tangan, mata, dan telinga dari Pemerintah Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Semarang Soenarto menambahkan bahwa untuk menjaga netralitas pengaduan dan menghindari persekusi, maka pihaknya secara tegas akan melindungi data pelapor.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jangan Khawatir, Layanan Aduan Sapa Mbak Ita Lindungi Data PelaporJangan Khawatir, Layanan Aduan Sapa Mbak Ita Lindungi Data PelaporPemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan data pelapor dalam kanal aduan masyarakat ke Wali Kota Semarang, Sapa Mbak Ita, akan dilindungi.
Baca lebih lajut »

Targetkan Kota Layak Anak Predikat UtamaTargetkan Kota Layak Anak Predikat UtamaRADARSEMARANG.ID, Semarang – Pemerintah Kota Semarang tengah menggenjot capaian Kota Layak Anak (KLA) predikat utama. Salah satu upaya yang dilakukan dengan membangun sekolah ramah anak (SRA). Diketahui, nilai capaian KLA Kota Semarang tahun 2022 di angka 744. Untuk lolos menyandang predikat utam
Baca lebih lajut »

Perawatan Taman di Semarang Asal-Asalan, Wali Kota Ita Tegur Keras Anak BuahPerawatan Taman di Semarang Asal-Asalan, Wali Kota Ita Tegur Keras Anak BuahWali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, menegur para kepala bidang yang jarang turun ke lapangan untuk merawat taman.
Baca lebih lajut »

Sudah Damai dengan Korban, Kejari Kota Semarang Bebaskan Tersangka PenganiayaanSudah Damai dengan Korban, Kejari Kota Semarang Bebaskan Tersangka PenganiayaanRADARSEMARANG.ID, Semarang - Kejaksaan Negeri Kota Semarang membebaskan tersangka Junarto, 28. Dilepaskannya dari jeratan hukum itu karena ada upaya perdamaian antara korban dan tersangka. 'Kami melakukan upaya Restorative Justice (RJ) karena dari kedua belah pihak sudah ada perdamaian. Jadi kami
Baca lebih lajut »

Nostalgia Jajanan Gulali Rambut Nenek, Populer di Era 90-an yang Kini Langka di Kota SemarangNostalgia Jajanan Gulali Rambut Nenek, Populer di Era 90-an yang Kini Langka di Kota SemarangGulali Jaman Old milik Indah ini menyediakan berbagai jenis varian rasa gulali. Ada rasa original, tiramisu, coklat, strawberry, durian, dan mangga.
Baca lebih lajut »

Belum Ada Kasus, Dinkes Semarang Tetap Waspada Flu BurungBelum Ada Kasus, Dinkes Semarang Tetap Waspada Flu BurungRADARSEMARANG.ID, Semarang - Kasus flu burung sudah ditemukan di beberapa kota besar. Meski telah menyebar, kasus ini belum ditemukan di Kota Semarang. Kendati begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang tetap meminta masyarakat ataupun peternak unggas waspada. Bahkan mengimbau untuk terus mel
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 17:59:53