Wakil Ketua DPD Demokrat Jabar, Didin Supriadin, mengundurkan diri sebagai kader karena mengaku diminta Rp 500 juta untuk nomor urut bacaleg.
Pada Rabu 12 April 2023, kata Didin, semua bacaleg diminta mengisi formulir pernyataan di Kantor DPD Partat Demokrat Jabar. Dalam formulir itu menurutnya ada poin soal kesiapan tambahan untuk dana saksi partai sebesar Rp 100 juta.Saat itu dia menyanggupi untuk membayar dana tersebut. Namun, pada Selasa 2 Mei 2023, Didin mengaku dihubungi bendahara partai untuk membayar uang Rp 500 juta. Uang itu, katanya, agar Didin bisa mendapat nomor urut 1 di dapil 15 Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
"Karena kata Ibu Ratna Bendahara DPD, untuk di DPC seperti Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dll yang dapat nomor urut 1 bacaleg kabupaten/kota tersebut kontribusinya sebesar Rp 300.000.000," lanjutnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wakil Ketua Demokrat Jabar Mundur gegara Mahar Rp 500 JutaWakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Didin Supriadin mengundurkan diri. Penyebabnya ia mengaku diminta uang Rp 500 juta untuk pemilu.
Baca lebih lajut »
Resmi! Yanuar dan Suwarno Pimpin Pasoepati Banjarsari, Siap BersinergiYanuar Tri Anggara dan Suwarno resmi terpilih sebagai ketua dan wakil ketua Pasoepati Korwil Banjarsari.
Baca lebih lajut »
PKS Daftarkan Ratusan Bacaleg ke KPU JabarDPW Partai PKS Jabar menjadi partai pertama yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU Jabar.
Baca lebih lajut »
Wakil Ketua MPR RI: Tetap waspada meski pandemi sudah berakhirWakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan, agar tetap waspada meski status darurat pandemi COVID-19 ...
Baca lebih lajut »
Wakil Ketua MPR RI: PKPU No. 10 tahun 2023 Cermin Rendahnya Dukungan Afirmasi Perempuan di ParlemenPeraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait teknis penghitungan persyaratan 30% bakal calon perempuan di satu daerah pemilihan, menghalangi pencapaian terget afirmasi perempuan di parlemen.
Baca lebih lajut »