Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono tidak ingin ada berita bohong atau hoaks yang beredar di masyarakat.
"Saya sampaikan ke Kapolda dan Dirkrimsus, jangan ada berita hoaks terkait Covid-19 ini. Tegakkan hukum saya bilang, kalau perlu mereka yang menyebarkan, tahan. Ini akan kita lakukan ke depan," ujarnya seperti dikutip dari siaran Youtube Polda Metro Jaya, Rabu .Dia menegaskan tidak segan untuk mencopot Kapolsek hingga Kapolda di manapun yang tidak melaksanakan kegiatan pendisiplinan Covid-19 dengan baik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rambut Rontok Akibat Covid-19, Alyssa Milano: Virus Corona Asli Penyakit, Bukan Hoaks!Alyssa Milano terpapar virus corona pada April lalu. Melalui akun Twitter pribadinya, dia mengunggah foto di ruang gawat darurat menggunakan alat bantu pernapasan akibat terpapar covid-19.
Baca lebih lajut »
Polisi Tangkap 3 Penyebar Video Asusila Libatkan Anak |Republika OnlinePenyebaran video asusila melalui jejaring media sosial grup percakapan Line.
Baca lebih lajut »
Vietnam Laporkan Lonjakan Kasus Kematian Virus Corona, Apa yang Salah?Vietnam melaporkan adanya lonjakan kasus kematian Corona setelah hampir 100 hari 'bebas' dari virus Corona. Apa yang salah dari penanganan Corona di sana? Vietnam via detikHealth
Baca lebih lajut »
4 Hoaks yang Paling Jadi Sorotan di Jawa Barat Bulan Juli LaluDinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat melalui tim Jabar Saber Hoaks menerima 74 aduan terkait hoaks atau kabar palsu bulan lalu.
Baca lebih lajut »
Potong Mata Rantai Covid-19, Wakapolri Minta Jajaran Jalankan Tugas SeriusDikatakan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono jika bisa memotong mata rantai penyebaran Covid-19, kesehatan masyarakat pulih dan ekonomi bangkit.
Baca lebih lajut »