Dikatakan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono jika bisa memotong mata rantai penyebaran Covid-19, kesehatan masyarakat pulih dan ekonomi bangkit.
Jakarta, Beritasatu.com
"Tadi saya sampaikan kepada jajaran, laksanakan tugas dengan serius. Tidak ada yang main-main. Tidak ada kata jenuh untuk polisi. Ini kegiatan kemanusiaan," ujar Gatot, di Mapolda Metro Jaya, Rabu . Gatot menyampaikan, tokoh masyarakat juga diharapkan terus menyampaikan sosialisasi menjalankan protokol kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.sehari-sehari kita. Protokol Covid-19 jelas, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak. Itu konsep dasarnya. Masker ini senjata paling penting sekarang," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pakar Satgas COVID-19: Persentase Kematian COVID-19 Jawa Barat di Bawah Nasional dan DuniaPakar Satgas COVID-19 menyebut, persentase kematian COVID-19 Jawa Barat di bawah nasional dan dunia.
Baca lebih lajut »
Cerita Penyintas Covid-19: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19, Kita Juga Ingin SembuhCovid-19 memang bisa menginfeksi siapa saja, tanpa memandang status dan jabatan seseorang, atau kesiapan mental seseorang untuk menghadapinya.
Baca lebih lajut »
Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Serius Tangani Covid-19Pimpinan Polri akan menindak tegas Kapolsek, Kapolres hingga Kapolda yang tidak melakukan kegiatan pencegahan Covid-19.
Baca lebih lajut »
19 Relawan Mulai Disuntik Uji Klinis Vaksin Covid-19 |Republika OnlineDari 19 orang itu, ada diberikan vaksin dan ada yang plasebo
Baca lebih lajut »
19 Relawan Tes Vaksinasi Covid-19 Perdana di Depan JokowiSebanyak 19 relawan menjalani uji coba perdana vaksin Covid19 tahap III pada Selasa (11/8) ini. Untuk diketahui, vaksin yang digunakan adalah vaksin produksi Sinovac dari China. Berikut fakta-fakta vaksin Sinovac selengkapnya: CNNIndonesia
Baca lebih lajut »
19 Pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan Positif COVID-19Hasil tes swab 20 pegawai Dispendukcapil Kota Pasuruan pasca satu orang meninggal, 19 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka tidak memiliki gejala sakit. VirusCorona Pasuruan
Baca lebih lajut »