Pensiun PLTU Jadi Isu Besar, Kadin Indonesia Buka Suara
Jakarta, CNBC Indonesia-
Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid memandang tepat rencana pemerintah Indonesia mempercepat pencapaian target Net Zero Emission 2060. Arsjad juga memastikan dunia usaha termasuk sektor tambang berkomitmen penuh untuk mendukung langkah transisi energi Indonesia secara berdaulat tanpa intervensi dari asing. Diharapkan program ini tidak mengganggu proses pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Seperti apa pelaku usaha melihat urgensi dan dampak pensiun PLTU demi percepatan transisi energi? Selengkapnya simak dialog Dina Gurning dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Arsjad Rasjid dalam Program Closing Bell, CNBC Indonesia
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wamen BUMN Ungkap Perbankan Masih Ragu Biayai Pensiun Dini PLTUPerbankan disebut masih ragu-ragu untuk mendanai program pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara. Ini penyebabnya
Baca lebih lajut »
Suntik Mati PLTU, PLN Soroti Harga Kelistrikan ke PelangganPLN meminta program pensiun dini PLTU batu bara tetap menjamin ketersediaan listrik murah bagi pelanggan.
Baca lebih lajut »
PLN, ADB, dan IPP Siapkan Pendanaan Penutupan PLTU lewat ETM |Republika OnlineMoU ADB dan PLN terwujud dalam pensiun dini PLTU Cirebon-1
Baca lebih lajut »
PDIP: Jokowi Layak Jadi Sekjen PBB Setelah Pensiun PresidenKetua DPP PDIP Said Abdullah bicara soal rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah pensiun dari jabatan RI 1.
Baca lebih lajut »
Cerita Pemeran Ujang Preman Pensiun Malu Setelah Jadi Artis Gak Pernah Keluar Rumah | merdeka.comMochammad Fajar Hidayatullah bercerita tentang kehidupannya saat pertama kali menjadi seorang artis. Pemeran Ujang dalam sinetron Preman Pensiun itu mengaku malu.
Baca lebih lajut »