Ventilator portabel berdimensi 22x24x37 cm ini berbasis teknologi kantong udara.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ventilator hasil pengembangan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung , lolos uji fungsi dan ketahanan dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan RI pada 11 Mei 2020.
Airgency versi 5.0 ini telah disempurnakan untuk dapat bekerja dengan andal, dengan tetap memperhatikan portabilitas, estetika, dan kemudahan dalam manufaktur. Ventilator portabel berdimensi 22x24x37 sentimeter untuk pasien Covid-19 ini menggunakan teknologi ambu-bag yang diotomatisasi. Uji yang wajib dilakukan selanjutnya adalah uji klinis. Tim yang mengembangkan alat tersebut, di antaranya dari FTMD, yaitu Yazdi I Jenie, Djarot Widagdo, Christian Reyner, Khairul Ummah, dan dari FSRD Muhammad Ihsan.
Dosen FTMD ITB, Christian Reyner, menjelaskan, fungsi utama Ventilator Airgency adalah menggantikan alat yang sebelumnya dioperasikan manual. Keunggulan alat ini adalah memiliki sistem yang sederhana, dapat dioperasikan dengan mudah, dan biaya produksinya juga rendah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menengok Karya Monumental Said Nursi |Republika OnlineSaid Nursi menulis kitab ini kala dalam masa pengasingan.
Baca lebih lajut »
Belum Pulih 100 Persen, Ini Pola Kerja Baru Menteri Budi KaryaBudi Karya Sumadi mengatakan dirinya saat ini fokus untuk mengurusi koordinasi internal di Kementerian Perhubungan.
Baca lebih lajut »
Irwan Fecho: Padat Karya P3TGAI Bantu Ekonomi Petani di KaltimIrwan Fecho menyatakan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dapat membantu perekonomian petani IrwanFecho
Baca lebih lajut »
Jokowi Yakin Usai Pandemi Corona Banyak Karya BersinarJokowi pun mengajak masyarakat terus berinovasi dan berkreasi saat pandemi virus corona. Semua pihak harus saling mendukung dengan mencintai karya anak bangsa.
Baca lebih lajut »
AS Kirim Ventilator ke India |Republika OnlineAS dan India bekerja sama mengembangkan vaksin virus corona.
Baca lebih lajut »
Unhas Produksi Ventilator untuk Pasien Covid-19 |Republika OnlineAlat ini diharapkan memiliki keunggulan dalam hal daya saing.
Baca lebih lajut »