Upaya Cegah Penculikan Anak, Jangan Bongkar Identitasnya di Media Sosial

Indonesia Berita Berita

Upaya Cegah Penculikan Anak, Jangan Bongkar Identitasnya di Media Sosial
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 59 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 83%

Menjaga privasi keluarga memang menawarkan manfaat tersendiri. Salah satunya bisa turut meningkatkan keamanan anak dari risiko kejahatan seperti penculikan.

Liputan6.com, Jakarta Kerap kali tak disadari, era media sosial semakin lama semakin melunturkan privasi para penggunanya. Anda mungkin salah satu yang tak asing melihat unggahan para orangtua yang mengekspos anaknya dengan terlalu detail.

Salah satunya bisa turut meningkatkan keamanan anak dari risiko kejahatan seperti penculikan dan seterusnya. Mengingat risiko kejahatan meningkat dengan terbukanya akses pada kehidupan pribadi seseorang. "Banyak yang nama anaknya diceritakan secara terbuka, terus tanggal lahirnya. Jadi ketahuan kan, ulang tahun kesekian, hari ini. Terus juga kesukaan-kesukaannya dan sebagainya," kata Nina pada Health Liputan6.com ditulis Rabu, .

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Nina menjelaskan, saat sudah mengetahui nama, akan lebih mudah juga untuk orang yang tidak dikenal mendekati anak. Apalagi anak kecil sebenarnya lebih tertarik jika ada orang yang memanggil langsung dengan nama. "Termasuk kalau keluar rumah, anak itu harus izin dengan orangtua. Atau kalau misalnya diajak oleh orang lain, anak itu harus izin," ujar Nina.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Meski Berisik, KPAI Usul Sekolah Manfaatkan Permainan Lato Lato Jadi Ajang Adu KreativitasMeski Berisik, KPAI Usul Sekolah Manfaatkan Permainan Lato Lato Jadi Ajang Adu KreativitasKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyarankan orang dewasa jangan langsung melarang anak-anak bermain Lato Lato.
Baca lebih lajut »

Anak Haji Isam Punya Rp 5 Triliun di Umur 20 Tahunan, Kerjanya Apa?Anak Haji Isam Punya Rp 5 Triliun di Umur 20 Tahunan, Kerjanya Apa?Anak dari crazy rich Kalimantan, Haji Isam, baru berumur 20 tahunan tapi sudah memiliki harta Rp5 triliun. Kira-kira kerjanya apa ya?
Baca lebih lajut »

Awas Penculikan Anak, Motif & Sasaran Beragam - tvOneAwas Penculikan Anak, Motif & Sasaran Beragam - tvOnePenculikan anak terus terjadi, seperti kasus Malika Anastasya dan Adriana Syahfitri bocah yang menjadi korban dengan motif dan sasaran yang beragam. - tvOne
Baca lebih lajut »

Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Motifnya untuk Jual OrganPenculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Motifnya untuk Jual OrganKaro Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan laporan adanya kasus penculikan dan pembunuhan anak 11 Tahun di Makasar terkait penjualan organ.
Baca lebih lajut »

Penculikan Malika, Komnas PA Minta Heru Prioritaskan Perlindungan Anak - JawaPos.comPenculikan Malika, Komnas PA Minta Heru Prioritaskan Perlindungan Anak - JawaPos.comKasus penculikan Malika, mesti jadi pembelajaran untuk Pemprov DKI Jakarta. Komnas PA meminta Pj Gubernur DKI untuk memprioritaskan perlindungan anak di Jakarta
Baca lebih lajut »

Pelaku Penculikan Anak di Makassar Berniat Jual Organ Tubuh KorbanKasus penculikan dan pembunuhan M Fadil Sadewa (11) di Makassar mengejutkan banyak pihak. Sebab, dua pelaku ternyata masih di bawah umur. Keduanya melakukan tindak kejahatan itu karena ingin menjual organ tubuh korban. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 15:07:39