Sistem penerimaan mahasiswa diakui tak sempurna namun tidak melanggar hukum.
Harvard University di Amerika Serikat tidak terbukti melakukan diskriminasi terhadap calon mahasiswa dari keturunan Asia di negara itu.
Dalam gugatan mereka, SFFA mengatakan bahwa Harvard secara sengaja dan melakukan tindak melanggar hukum untuk menerima jumlah mahasiswa dari keturunan Asia dalam jumlah terbatas untuk mempertahankan komposisi mahasiswa dari berbagai latar belakang etnis di sana. Hakim mengatakan tidak ditemukan bukti bahwa adanya pertimbangan ras digunakan oleh Harvard ketika menentukan mahasiswa yang akan masuk dan tidak ada bukti sistem penerimaan berdampak negatif terhadap mahasiswa keturunan AsiaSFFA sendiri mengatakan akan mengajukan banding dan kasus ini bisa berlanjut sampai ke tingkat tertinggi yaitu Mahkamah Agung Amerika Serikat.
Dalam sebuah laporan internal yang dibuat oleh Harvard sendiri di tahun 2013 disebutkan bahwa bila didasarkan pertimbangan nilai akademis saja, maka 43 persen mahasiswa Harvard mestinya adalah keturunan Asia.Harvard sendiri kemudian mengatakan bahwa data itu untuk 'kesimpulan' dan didasarkan pada data yang tidak lengkap.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pasca Demo, Dolar AS Pagi Ini Menguat ke Rp 14.190Pasca demo, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 14.190. Begini pergerakannya: DolarAS Rupiah via detikfinance
Baca lebih lajut »
Lavrov: Sanksi AS Terhadap Rusia Tidak Akan Pernah BekerjaMenteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Rusia tidak pernah dan tidak akan...
Baca lebih lajut »
Bangkrut, Forever 21 akan Tutup 350 Toko di Seluruh DuniaGerai Forever 21 tersebar di Amerika Serikat, Asia, dan Eropa
Baca lebih lajut »
Hukum Aborsi di Dunia
Baca lebih lajut »
Persaudaraan warga Surabaya-Papua terus ditingkatkanPersaudaraan antara warga Kota Surabaya dengan warga Papua yang sudah terjalin sejak lama tidak terpengaruh oleh kerusuhan di Wamena melainkan terus ...
Baca lebih lajut »
ACT Ajak Warga Depok Donasi untuk Korban KarhutlaKegiatan ini demi meningkatkan kepedulian warga Kota Depok terhadap musibah.
Baca lebih lajut »