Ukraina Minta Iran Hentikan Kiriman Drone ke Rusia

Indonesia Berita Berita

Ukraina Minta Iran Hentikan Kiriman Drone ke Rusia
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 92%

Ukraina Minta Iran Hentikan Kiriman Drone ke Rusia. Ia mengatakan dia telah menerima panggilan telepon dari Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian. Isi pembicaraannya mengenai ekspor drone atau pesawat udara nirawak.

UKRAINAN meminta Iran untuk menghentikan ekspor senjata ke Rusia. Kremlin menegaskan sudah merampungkan 300ribu dalam program mobilisasi tentara cadangan untuk dikerahkan di Ukraina.

"Saya menuntut Iran untuk segera menghentikan aliran senjata ke Rusia yang digunakan untuk membunuh warga sipil dan menghancurkan infrastruktur penting di Ukraina," papar Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba. Ukraina dan sekutunya yakni negara-negara Barat menuduh Iran mengirim drone kamikaze ke Rusia yang kemudian digunakan untuk menghancurkan infrastruktur termasuk jaringan listrik. Namun Iran membantah tuduhan itu."Terpisah, Rusia telah memobilisasi 300ribu tentara cadangan. Mereka dikerahkan Kremlin di Ukraina usai mendapatkan pelatihan singkat hanya dalam waktu sebulan.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin mengatakan "tugas merekrut 300ribu tentara cadangan telah selesai." Ia menambahkan bahwa 41ribu tentara telah dikerahkan ke unit militer di Ukraina. Putin meminta Shoigu untuk berterima kasih kepada pasukan yang dimobilisasi atas patriotisme mereka.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Erick: Kalau Wisata ke Luar Negeri Sekali, Dalam Negeri Harus Dua atau Tiga Kali |Republika OnlineErick: Kalau Wisata ke Luar Negeri Sekali, Dalam Negeri Harus Dua atau Tiga Kali |Republika OnlineBerbelanja wisata di dalam negeri akan membangkitkan ekonomi masyarakat
Baca lebih lajut »

Kementerian Luar Negeri RI Menegaskan Bahwa Pulau Pasir Atau Ashmore Reef Bukan Milik Indonesia Melainkan AustraliaKementerian Luar Negeri RI Menegaskan Bahwa Pulau Pasir Atau Ashmore Reef Bukan Milik Indonesia Melainkan AustraliaKemelu Republik Indonesia menegaskan bahwa Pulau Pasir atau Ashmore Reef tidak pernah jadi bagian wilayah RI atau bukan milik Indonesia, melainkan Australia.
Baca lebih lajut »

PT INKA Incar Pasok Bus Listrik Hingga ke Luar NegeriPT INKA Incar Pasok Bus Listrik Hingga ke Luar NegeriPT INKA Incar Pasok Bus Listrik Ke TransJakarta Hingga Luar Negeri
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 23:21:55