Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari

Indonesia Berita Berita

Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 16 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 51%

Ukraina Akui Kalah Perang Artileri Lawan Rusia Meski Tembakkan 6.000 Bom Sehari Sindonews BukanBeritaBiasa .

Tentara Ukraina menembakkan howitzer M777 di garis depan di Donetsk. Foto/EPA- Pasukan Ukraina hampir kehabisan amunisi dan hanya bisa mengandalkan senjata yang dipasok Barat dalam pertempuran melawan Rusia.“Ini adalah perang artileri sekarang,” ujar Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina Vadim Skibitsky mengatakan kepada The Guardian pada Jumat .“Pertempuran jarak jauh akan menentukan hasil dari konflik antara kedua negara, dan kita kalah dalam artileri,” papar dia.

Dia menjelaskan, “Kami hampir menghabiskan semua amunisi kami dan sekarang menggunakan peluru standar NATO kaliber 155.” Kiev juga memiliki persenjataan berat di Donbass, hampir kehabisan artileri rancangan Soviet dan Rusia yang dimilikinya pada awal operasi militer Moskow, menurut Skibitsky.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ukraina Minta Rusia Dikeluarkan dari Organisasi Pangan Dunia |Republika OnlineUkraina Minta Rusia Dikeluarkan dari Organisasi Pangan Dunia |Republika OnlineUkraina menilai Rusia sebabkan melonjaknya kelaparan di dunia
Baca lebih lajut »

Zelensky: Jutaan Orang Bisa Kelaparan karena Pelabuhan Ukraina Diblokade RusiaZelensky: Jutaan Orang Bisa Kelaparan karena Pelabuhan Ukraina Diblokade RusiaZelensky mengatakan, saat ini Ukraina tidak bisa mengekspor gandum, jagung, minyak sayur, dan produk lain dalam jumlah besar yang telah memainkan peran stabilisasi...
Baca lebih lajut »

Babak Baru Perang, Separatis Loyalis Rusia Hukum Mati 3 Kombatan Asing Pro-UkrainaPerang Rusia-Ukraina memasuki babak baru. Untuk pertama kalinya, tiga kombatan asing yang berperang untuk Ukraina divonis hukuman mati oleh separatis loyalis Rusia di Ukraina timur. Internasional AdadiKompas
Baca lebih lajut »

Moskow: Jika Ukraina Menggunakan HIMARS untuk Menyerang, Rusia akan Meresponnya dengan CepatMoskow: Jika Ukraina Menggunakan HIMARS untuk Menyerang, Rusia akan Meresponnya dengan CepatRusia terus mengamati perkembangan bantuan persenjataan Barat yang dikirim ke Ukraina, termasuk howitzer jarak jauh dan HIMARS.   Kepala Delegasi Rusia
Baca lebih lajut »

Rusia dituduh curi gandum dari Ukraina dan menjualnya ke luar negeri - BBC News IndonesiaRusia dituduh curi gandum dari Ukraina dan menjualnya ke luar negeri - BBC News IndonesiaPada pertengahan Mei lalu, AS mengirimkan peringatan kepada 14 negara bahwa kapal-kapal kargo Rusia meninggalkan sejumlah pelabuhan dekat Ukraina. Kapal-kapal itu sarat dengan muatan gandum, mengutip surat Kementerian Luar Negeri AS.
Baca lebih lajut »

UPDATE Serangan Rusia ke Ukraina Hari ke-107, Berikut Ini Sejumlah Peristiwa yang Terjadi - Tribunnews.comUPDATE Serangan Rusia ke Ukraina Hari ke-107, Berikut Ini Sejumlah Peristiwa yang Terjadi - Tribunnews.comBerikut ini Tribunnews.com rangkum sejumlah peristiwa yang terjadi selama invasi Rusia ke Ukraina di hari ke-107 dikutip The Guardian.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 09:57:20