Salah satu gerai kopi asal China, Luckin Coffee digadang-gadang akan menjadi penantang serius bagi Starbucks. Tetapi setelah skandal rekayasa keuangan, 👋 via detikfinance
Tetapi setelah skandal rekayasa keuangan, tinggal menghitung hari untuk Luckin dikubur dari Wall Street.
Pada Jumat lalu diumumkan mereka menyerah mengajukan banding atas keputusan Nasdaq untuk menghapus saham. Saham Luckin, merosot lebih dari 50% menjadi sekitar US$ 1,40 setelah memecat CEO dan Chief Operating Officer pada Mei setelah ditemukan kecurangan pada perusahaan. Pada bulan lalu, awalnya perusahaan meminta sidang dengan Nasdaq. Tetapi diperbarui bahwa saham akan ditangguhkan dari perdagangan mulai Senin 29 Juni 2020.Sekadar informasi, Luckin didirikan pada 2017 dan melonjak karena pada waktu itu sedang terjadi pertumbuhan penjualan yang kuat. Investor sempat bertaruh bahwa Luckin akan menjadi saingan dari Starbucks , yang menghasilkan sebagian besar pendapatannya dari konsumen China.
Tidak jelas apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan Luckin karena tidak lagi memiliki akses ke pasar saham untuk mendapatkan modal baru. Hingga akhir tahun lalu, perusahaan memiliki 3.680 toko. Rumor kebangkrutan telah beredar akibat skandal itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Corona, BEI Diskon Biaya IPO 50 Persen jadi Rp12,5 JutaBEI memberi diskon biaya pencatatan awal saham sebesar 50 persen untuk penawaran saham perdana bagi calon perusahaan terbuka di pasar modal.
Baca lebih lajut »
Optimistis Sektor Properti Terus Tumbuh, Saham LPKR Layak DikoleksiLPKR memiliki fundamental dan aset perusahaan sangat kuat, dibanding dengan saham-saham properti lain. properti
Baca lebih lajut »
Di Tengah Pandemi, Startup Infradigital Dapatkan Pendanaan Seri AInfraDigital hari ini mengumumkan pendanaan Seri A dengan besaran yang tidak diumumkan dari investor AppWorks InfraDigitalNusantara
Baca lebih lajut »
Gara-gara Coca-Cola, Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap Rp 102,6 TriliunAdapun saham Facebook merosot lebih dari 8 persen pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2020), sebagai dampak boikot iklan di media sosial itu - Money
Baca lebih lajut »
Minta Konten Ujaran Kebencian Dihapus, Unilever dan 159 Perusahaan Dunia Stop Iklan di FacebookUnilever dan 159 perusahaan dukung kampanye bertajuk 'Stop Hate for Profit,' minta Facebook kontrol konten kebencian
Baca lebih lajut »
IHSG Awal Pekan Diproyeksikan Melemah, Ini PenyebabnyaAwal pekan ini ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan bergerak melemah.
Baca lebih lajut »