Minta Konten Ujaran Kebencian Dihapus, Unilever dan 159 Perusahaan Dunia Stop Iklan di Facebook

Indonesia Berita Berita

Minta Konten Ujaran Kebencian Dihapus, Unilever dan 159 Perusahaan Dunia Stop Iklan di Facebook
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 19 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 51%

Minta Konten Ujaran Kebencian Dihapus, Unilever dan 159 Perusahaan Dunia Stop Iklan di Facebook via tribunnewswiki

Sejak kampanye diluncurkan pada awal bulan ini, lebih dari 160 perusahaan, termasuk Verizon Communications danPlc, telah menandatangani kesepakatan untuk berhenti membeli iklan di platform media sosial terbesar di dunia untuk bulan Juli.

Free Press dan Common Sense, bersama dengan kelompok hak-hak sipil Color of Change dan Anti-Defamation League, meluncurkan kampanye setelah kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata yang dibunuh oleh polisi Minneapolis.Dia menambahkan, harapan kampanye ini adalah untuk memberanikan regulator di Eropa dalam mengambil sikap lebih keras untuk

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tribunnews /  🏆 37. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Lamban Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Facebook Diboikot Perusahaan Dunia: Rugi Rp 102,24 TriliunLamban Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Facebook Diboikot Perusahaan Dunia: Rugi Rp 102,24 TriliunFacebook kini diboikot iklan oleh banyak perusahaan besar dunia karena lamban dalam merespon penangkalan hoaks dan informasi ujaran kebencian.
Baca lebih lajut »

Lamban Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Facebook Diboikot Perusahaan Dunia: Rugi Rp 102,24 Triliun - Tribunnews.comLamban Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Facebook Diboikot Perusahaan Dunia: Rugi Rp 102,24 Triliun - Tribunnews.comFacebook kini diboikot iklan oleh banyak perusahaan besar dunia karena lamban dalam merespon penangkalan hoaks dan informasi ujaran kebencian.
Baca lebih lajut »

Saham Facebook dan Twitter Rontok Usai Unilever Boikot IklanSaham Facebook dan Twitter Rontok Usai Unilever Boikot IklanUnilever menegaskan tidak akan memasang iklan di Facebook, Twitter, dan Instagram hingga akhir tahun ini karena maraknya unggahan politik dan ujaran kebencian.
Baca lebih lajut »

Alasan Unilever Boikot Iklan di Facebook dan TwitterAlasan Unilever Boikot Iklan di Facebook dan TwitterUnilever menegaskan tidak akan memasang iklan di Facebook, Twitter, dan Instagra karena maraknya unggahan mengenai politik dan ujaran kebencian.
Baca lebih lajut »

Gelombang Boikot Facebook: Dari Unilever, Honda, hingga VerizonGelombang Boikot Facebook: Dari Unilever, Honda, hingga VerizonSejumlah perusahaan besar di AS seperti Unilever, Honda, dan Verizon memboikot Facebook dengan tidak memasang iklan di platform tersebut.
Baca lebih lajut »

Levi's, Coca-Cola, dan Brand Lain Setop Iklan di Medsos, Ada Apa?Levi's, Coca-Cola, dan Brand Lain Setop Iklan di Medsos, Ada Apa?'Facebook harus mengambil aksi untuk mengehentikan misinformasi dan ujaran kebencian pada platform mereka.'
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 04:16:04