Polri menggandeng KPAI dan Kementerian Pendidikan akan memberikan literasi digital agar para pelajar paham tindakan apa yang mereka lakukan.
Liputan6.com, Jakarta - Tim Direktorat Siber Bareskrim Polri dan Siber Polda Metro Jaya memburu penyebar pesan ajakan untuk para pelajar berunjuk rasa di Kompleks DPR RI Senayan pada Rabu, 25 September 2019.
Selain penindakan, Polri juga melakukan tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak lagi diulangi oleh mereka yang rata-rata adalah pelajar kelas menengah tersebut. "Literasi digital ke masyarakat dan sekolah harus aktif memberikan edukasi ke siswanya, agar masyarakat paham terutama para siswa," ujar Dedi.
"Jadi ada indikasi aksi kemarin tidak murni aksi penyampaikan pendapat tapi ada oknum atau penumpang gelap yang memanfaatkan momen agar aksi berakhir ricuh," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polri Buru Penyebar Ajakan Demo Pelajar Melalui Medsos : Okezone NasionalJika nanti dalam penyelidikan ditemukan adanya unsur pidana Dedi menegaskan pihaknya akan melakukan penindakan - Nasional - Okezone Nasional
Baca lebih lajut »
Tim Mabes Polri Investigasi Meninggalnya Mahasiswa di Demo SultraMabes Polri akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab tewasnya dua mahasiswa pada aksi demonstrasi di Sulawesi Tenggara
Baca lebih lajut »
Polri Bentuk Tim Investigasi Kematian Dua Mahasiswa Halu OleoIqbal berharap masyarakat menunggu dan mempercayakan proses penyelidikan penyebab kematian korban dan pelaku penembakan kepada tim investigasi bentukan Kapolri tersebut.
Baca lebih lajut »
Panglima: Tidak Ada Permasalahan Antara TNI dan PolriWiranto mengatakan belakangan ini terdapat upaya adu domba antara TNI dan Polri.
Baca lebih lajut »