Studi ungkap terlalu banyak habiskan waktu di depan layar bisa picu ketidakbahagiaan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era digital, hampir semua orang memiliki ketergantungan pada gawai baik ponsel pintar atau laptop. Setiap harinya, tidak terhitung berapa jam kita memandangi layar ponsel atau laptop.Baca Juga Sebuah studi yang dilakukan pada 2018 dan diterbitkan dalam jurnal Emotion melaporkan remaja dengan durasi menatap layar tinggi sering kali merasa tidak bahagia. Di sisi lain, remaja yang memiliki waktu layar lebih rendah satu jam atau lebih dilaporkan lebih bahagia.
Terlalu banyak menatap layar juga dapat membahayakan kesehatan karena akan memengaruhi mata dan gaya hidup seseorang. Screen time, terutama pada anak-anak, telah menjadi salah satu faktor meningkatnya obesitas anak. "Remaja yang paling bahagia adalah mereka yang menggunakan layar kurang dari satu jam sehari dan menghabiskan lebih banyak waktu bermain, olahraga, berinteraksi dengan teman dan keluarga secara langsung," demikian kata penelitian tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jamaah Haji Indonesia Lakukan Gerakan Minum Air Bersama | ihram.co.idTubuh jamaah haji berpotensi kekurangan cairan akibat duduk terlalu lama.
Baca lebih lajut »
3 Saran Agar Anda Terhindar dari Sakit Mata Sebab GadgetTerlalu lama menggunakan gadget bisa menyebabkan keluhan mata.
Baca lebih lajut »
8 Film yang Belum Lama Tayang, Tapi Sudah Mau Dibuat Remake-nyaSudah ada remake Man in Black, Hellboy Child's Play, hingga Lion King, yang mampir ke bioskop. Tapi masih ada antrean panjang film remake baru hingga beberapa tahun ke depan.
Baca lebih lajut »
Djokovic Kalahkan Federer di Final Wimbledon Paling Lama dalam SejarahDurasi final tunggal putra Wimbledon 2019 antara Djokovic vs Federer mengalahkan final Wimbledon 2008 antara Nadal vs Federer. Djokovic
Baca lebih lajut »
Kelola Negara, Tinggalkan Pola Lama
Baca lebih lajut »
Jokowi: Tinggalkan Cara Lama dalam Membangun BangsaPresiden terpilih Jokowi mengingatkan semua pihak untuk meninggalkan manajemen dengan cara-cara lama yang sudah tidak efektif...
Baca lebih lajut »