Tarif BisKita di Kota Bogor Tunggu Persetujuan Kementerian Keuangan

Indonesia Berita Berita

Tarif BisKita di Kota Bogor Tunggu Persetujuan Kementerian Keuangan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 77 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 70%

Dari kajian Pemkot Bogor menetapkan tarif Rp 4.000 untuk BisKita Trans Pakuan. Usulan sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan, lalu dan sudah disetujui. Kementerian Keuangan, dan setpres untuk disetujui. Metropolitan AdadiKompas

Angkutan kota atau angkot di Kota Bogor sudah kembali beroperasi setelah aksi unjuk rasa para sopir pada Senin .

Menanggapi aksi protes itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, sudah mengelar rapat bersama Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek , Kementerian Keuangan, untuk membahas penetapan tarif.Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memberikan keterangan kepada awal media di Pendopo Wali Kota Bogor, Selasa .

Tarif Rp 4.000 itu belum segera disetujui oleh Kementerian Keuangan karena masih harus dilakukan proses pembahasan salah satunya uji publik. Menurut Bima, hal itu tak perlu dilakukan karena selain terlalu panjang, penetapan tarif yang mereka lakukan sudah termasuk kajian uji publik.Setelah penetapan tarif, kata Bima, akan dilanjut dengan penetapan harga diskon untuk golongan pelajar, warga lanjut usia, dan disabilitas.

Ruli perwakilan sopir menyampaikan, tuntutan mereka di Balai Kota Kobor dan DPRD Kota Bogor, yaitu segera menetapkan tarif Biskita Trans Pakuan agar persaingan usaha sehat.Tak hanya itu, rute atau trayek Biskita Trans Pakuan juga berada di jalur yang sama oleh sejumlah angkot. Hal ini menjadi persoalan bagi para sopir mencari penumpang karena kalah saing.Ratusan sopir angkot di Kota Bogor, Jawa Barat, berunjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, Senin .

Meski begitu, Bima menyayangkan aksi protes dengan mengerahkan massa pada Senin kemarin sehingga merugikan masyarakat pengguna angkot dan BisKita Trans Pakuan. Bima meminta agar mengedepankan dialog dalam menghadapi permasalahan alih-alih mengerahkan massa.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sopir Angkot di Kota Bogor Demo, Tuntut Pemkot Berlakukan Tarif BiskitaSopir Angkot di Kota Bogor Demo, Tuntut Pemkot Berlakukan Tarif BiskitaPara sopir angkot Bogor menilai belum adanya pemberlakuan tarif transportasi massal Biskita yang sudah beroperasi 1 tahun berdampak kepada pendapatan.
Baca lebih lajut »

Bea Cukai Lakukan 89 Penindakan Penyelundupan Baju BekasBea Cukai Lakukan 89 Penindakan Penyelundupan Baju BekasPada kuartal I 2023 Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenku) sudah menjalankan 89 penindakan.
Baca lebih lajut »

Tingkatkan Literasi Keuangan, BRI Bagikan Tabungan Anak Yatim di Manado |Republika OnlineTingkatkan Literasi Keuangan, BRI Bagikan Tabungan Anak Yatim di Manado |Republika OnlineLiterasi dan edukasi keuangan sejak dini membentuk kebiasaan keuangan di masa dewasa.
Baca lebih lajut »

Gandeng DPR, BPKH Sosialisasi Transparansi Pengelolaan Keuangan HajiGandeng DPR, BPKH Sosialisasi Transparansi Pengelolaan Keuangan HajiBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan, pengelolaan keuangan haji berjalan transparan.
Baca lebih lajut »

Angkot di Bogor Mogok Operasi, Penumpang TerlantarAngkot di Bogor Mogok Operasi, Penumpang TerlantarSopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Bogor melakukan mogok operasi dan menuntut BisKita segera berbayar. Penumpang angkot di Bogor pun terlantar.
Baca lebih lajut »

Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis Molor (Lagi) ke 2024Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis Molor (Lagi) ke 2024Kementerian Keuangan memutuskan belum akan memberlakukan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di 2023.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 00:54:45