Sebanyak 71,1 persen elite meminta pemerintah pusat mendahulukan masalah kesehatan Covid-19 ketimbang ekonomi.
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei pemuka opini terkait efek kepemimpinan dan kelembagaan dalam penanganan Covid-19. Hasilnya mayoritas elite menilai situasi penyebaran Covid-19 di Indonesia tidak terkendali.Sebanyak 64,4 persen elite menganggap penyebaran Covid-19 di Indonesia kurang atau tidak terkendali sama sekali.
Burhanuddin Muhtadi mengatakan survei ini berbeda dari biasanya karena membutuhkan kualitas informasi dari para responden untuk mengevaluasi model penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, kepemimpinan para pengambil keputusan, struktur birokrasi. Karena itu, responden dalam survei ini adalah mereka yang dianggap sebagai pemuka opini.Survei ini dilakukan sejak awal Juli hingga awal Agustus 2020.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas Covid-19: Obat Covid-19 Kolaborasi Unair, TNI dan BIN Belum ada Izin EdarUniversitas Airlangga bersama dengan TNI dan BIN mengklaim sedang mengembangkan kombinasi obat penawar Covid-19. Bagaimana tanggapan Satgas Covid-19?
Baca lebih lajut »
Konsorsium Riset Covid-19 Tegaskan, Belum Ada Obat Covid-19 di DuniaKetua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemeristek/BRIN menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada obat yang spesifik untuk Covid-19 di dunia.
Baca lebih lajut »
Obat Covid-19 Unair Diragukan Pakar, Ini Tanggapan Satgas Covid-19'Pasti Universitas Airlangga dalam menjalankan tes dan uji klinis dari obat yang dikembangkan telah melalui kaji etik,' kata Wiku.
Baca lebih lajut »
Survei: 64 Persen Opinion Maker Nilai Covid RI Tak TerkendaliPara pemuka opini, Busyro Muqoddas hingga Tengku Zul misalnya, kebanyakan menyatakan penyebaran Covid-19 tak terkendali walau masih percaya Jokowi.
Baca lebih lajut »
Survei: Mayoritas Tokoh Yakin Jokowi Dapat Tangani Covid-19 |Republika OnlineSurvei Indikator menunjukan mayoritas tokoh yakin Jokowi dapat tangani pandemi Covid
Baca lebih lajut »
DKI Jakarta Terbanyak Tambahan Kasus Positif COVID-19 dan Sembuh per 19 Agustus 2020DKI Jakarta menempati terbanyak penambahan positif COVID-19 dan sembuh per 19 Agustus 2020.
Baca lebih lajut »