The Fed resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 bps menjadi 3,57 hingga 4 persen. Lantas sejauh apa dampaknya bagi Indonesia?
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Federal Reverse umumkan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin menjadi 3,57 persen hingga 4 persen. Menjawab hal tersebut Menteri Koordinator Bidan Perekonomian Airlangga Hartarto beberkan sejauh apa dampaknya bagi Indonesia.
Dalam dialog Global Town Hall 2022 yang digelar oleh The Foreign Policy Community of Indonesia , Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa ekonomi Indonesia tetap menunjukkan tren positif. Airlangga juga menjelaskan bahwa terdapat situasi yang berbeda antara AS dan Indonesia. Hingga saat ini, Indonesia masih mencatat indeks ekonomi yang tetap tumbuh dilihat dari indikator yang berada di atas 50 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Masih Akan Tertekan Hingga ke Level Rp15.740 per Dolar AS - Tribunnews.comelemahan rupiah utamanya masih disebabkan adanya sentimen kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, alias The Fed.
Baca lebih lajut »
Wall Street Kena Gempur Lagi Pasca The Fed Naikan Suku BungaBursa AS dibuka merah
Baca lebih lajut »
Wall Street Anjlok, Hawkish The Fed Nyalakan Lagi Sinyal ResesiIndeks S&P 500 mengalami penurunan keempat berturut-turut, terseret oleh saham teknologi besar karena imbal hasil obligasi pemerintah atau Treasury AS naik.
Baca lebih lajut »
Wall Street Ditutup Melejit 1 Persen Lebih, Pasar Optimistis The Fed Tak Lagi AgresifTiga indeks Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (5.11) waktu setempat. Indeks bangkit dari penurunan empat sesi beruntun setelah pasar mencermati...
Baca lebih lajut »
Sabda The Fed Jegal Kripto, DOGE 'Gorengan' Elon Musk AmbrolPasar kripto masih bearish dan bergerak sideways pada perdagangan Jumat (4/11/2022), setelah The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan.
Baca lebih lajut »
Ambles, IHSG Terbakar Keputusan Fed, Batu Bara, & Cukai RokokPada perdagangan Jumat (4/11/2022), IHSG sebenarnya ditutup menguat 0,16% di 7.045,53.
Baca lebih lajut »