Bursa AS dibuka merah
Indeks Saham Wall Street kembali dibuka melemah pada perdagangan Kamis .
Pelemahan indeks saham acuan diakibatkan oleh kenaikan imbal hasil surat utang negara AS seiring dengan pelaku pasar yang terus mencerna kebijakan Fed.Sebenarnya pelaku pasar telah mengantisipasi adanya kenaikan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin dalam pertemuan bulan November 2022. Dow Jones Industrial Average mengakhiri sesi perdagangan Rabu 505 poin lebih rendah, atau 1,6%. S&P 500 turun 2,5%, dan Nasdaq Composite turun 3,4%.
Setiap data yang menunjukkan ekonomi AS tidak melambat karena kebijakan pengetatan bank sentral kemungkinan akan membebani saham.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bursa Asia Menghijau Lagi, Cuma Nikkei-IHSG yang LoyoMayoritas bursa Asia-Pasifik kembali ditutup menghijau pada hari ini, jelang pengumuman kebijakan suku bunga terbaru The Fed.
Baca lebih lajut »
Bursa Asia Dibuka Bervariasi, Pasar Tunggu Suku Bunga the FedBursa Asia-Pasifik dibuka beragam pada hari Rabu (2/11/2022) karena investor bersiap untuk kemungkinan kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Federal Reserve.
Baca lebih lajut »
The Fed Naikkan Suku Bunga Lagi, Bursa Asia Dibuka KebakaranBursa Asia-Pasifik dibuka terkoreksi pada hari ini, setelah bank sentral AS kembali menaikkan suku bunga acuannya dini hari tadi.
Baca lebih lajut »
Dicaplok 'Sang Naga', Saham Primadaya Masuk Saham SyariahPT Primadaya Plastindo bakal segera mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca lebih lajut »
Waspada The Fed Masih Hawkish, Wall Street Merah LagiBursa AS kembali terkoreksi
Baca lebih lajut »
Iwan Bule Tak Berani Jadi Calon Ketum PSSI, Mau Selesaikan Masalah DuluPSSI telah memutuskan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Mungkinkah Mochamad Iriawan akan kembali maju dalam bursa pencalonan ketua umum?
Baca lebih lajut »