Sri Mulyani Siram Rp4,78 T ke BPJS Ketenagakerjaan, Buat Apa?

Indonesia Berita Berita

Sri Mulyani Siram Rp4,78 T ke BPJS Ketenagakerjaan, Buat Apa?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 74%

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucurkan dana sebesar Rp 4,78 triliun untuk BPJS Ketenagakerjaan.

"Harus sosialisasi ke Gapoktan kelompok tani, kelompok nelayan, jadi sales sosialisasi lah di lapangan. Lalu misal perusahaan meminta diundang HRD untuk memberi perlindungan kepesertaan, termasuk dana iklan walau jumlah nggak banyak," kata Budi.

Ia menggarisbawahi bahwa dana ini bukan untuk pencairan dana untuk peserta. Dana tersebut berasal dari iuran pekerja. Sementara iuran pekerja itu pun tidak bakal digunakan untuk operasional. "Jadi beda ya, operasional ini dananya bukan dari pekerja tapi anggaran pemerintah tadi," tegas Budi. Sebelumnya, alokasi dana BPJS Ketenagakerjaan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 235/PMK.02/2022 tentang Dana Operasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2023 yang diteken Sri Mulyani pada 30 Desember 2022.

"Besaran nominal dana operasional yang diperoleh dari persentase tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat paling banyak Rp4.781.944.000.000,00 ," tulis Pasal 2 ayat 2 PMK tersebut, dikutip pada Selasa .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BPJS Ketenagakerjaan Terima Dana Rp 4,7 Triliun, Buat Apa Saja?BPJS Ketenagakerjaan Terima Dana Rp 4,7 Triliun, Buat Apa Saja?Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah mengucurkan Rp 4,78 triliun untuk dana operasional BPJS Ketenagakerjaan
Baca lebih lajut »

Sri Mulyani Kasih Rp 4,46 T buat BPJS Kesehatan, Kalau Kurang Bisa TambahSri Mulyani Kasih Rp 4,46 T buat BPJS Kesehatan, Kalau Kurang Bisa TambahMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran Rp 4,46 triliun tepatnya Rp 4.464.956.000.000 untuk BPJS Kesehatan sebagai dana operasional.
Baca lebih lajut »

Sri Mulyani: Bangladesh, Sri Lanka dan Pakistan Jadi Pasien IMF | merdeka.comSri Mulyani: Bangladesh, Sri Lanka dan Pakistan Jadi Pasien IMF | merdeka.comMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut negara-negara di Asia Selatan telah menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF). Bangladesh, Sri Langka, hingga Pakistan saat ini tengah menghadapi kondisi terlilit utang dalam jumlah besar dengan rasio utang negara telah memasuki kondisi 'stress debt'.
Baca lebih lajut »

Gemuruh PHK, JMO BPJS Ketenagakerjaan, dan Janji Klaim 15 MenitGemuruh PHK, JMO BPJS Ketenagakerjaan, dan Janji Klaim 15 MenitPencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan di bawah Rp10 juta dapat dilakukan dalam 15 menit melalui aplikasi JMO.
Baca lebih lajut »

Gemuruh PHK dan Janji Klaim 15 Menit Lewat JMO BPJS KetenagakerjaanGemuruh PHK dan Janji Klaim 15 Menit Lewat JMO BPJS KetenagakerjaanPencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan di bawah Rp10 juta dapat dilakukan dalam 15 menit melalui aplikasi JMO.
Baca lebih lajut »

Organisasi Pekerja Usul Berdirinya Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Malaysia agar PMI TerlindungiOrganisasi Pekerja Usul Berdirinya Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Malaysia agar PMI TerlindungiDengan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan di Malaysia, PMI yang belum menjadi peserta diharapkan bisa difasiltasi oleh Pemerintah Malaysia.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 16:18:31