Sri Mulyani Beberkan Tantangan Pemulihan Ekonomi Global, Bagaimana Indonesia? TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pemulihan ekonomi global masih menghadapi sejumlah tantangan. Purchasing Managers Index manufaktur global kembali terkontraksi di akhir triwulan pertama 2023. Menurut dia, aktivitas manufaktur di hampir 60 persen negara G20 dan ASEAN masih kontraktif.“Ada 27,3 persen negara lainnya berada di zona ekspansi, namun melambat.
Risiko global lainnya yang masih cukup dominan antara lain tekanan di sektor keuangan, potensi krisis utang di berbagai negara , eskalasi perang di Ukraina, serta adanya fragmentasi geoekonomi. Menurut Sri Mulyani, hal itu membuat IMF menurunkan ekspektasinya terhadap pertumbuhan ekonomi global tahun ini pada World Economic Outlook April 2023, yaitu sebesar 2,8 persen . Sedikit lebih lemah dari proyeksi awal tahun, namun lebih tinggi dari pada proyeksi tahun lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bertemu Presiden FATF di Washington AS, Sri Mulyani Bahas Keanggotaan Penuh IndonesiaIndonesia pada 2022 telah menempuh Mutual Evaluation Review (MER) oleh FATF dalam rangka keanggotaan penuhnya, dimana proposal keanggotaan ini sudah diajukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sejak 2017 lalu.
Baca lebih lajut »
Tok! Stafsus Sri Mulyani Jadi Komisaris Semen IndonesiaStaf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menjadi salah satu wajah baru dalam susunan komisaris Semen Indonesia (SIG)
Baca lebih lajut »
Inflasi Tinggi, Sri Mulyani Optimistis Indonesia Bisa Bertahan |Republika OnlineIndonesia dinilai mampu bertahan di tengah tingginya laju inflasi global.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Sebut Prospek Ekonomi Domestik di Indonesia Masih Kuat, Ini IndikatornyaSri Mulyani Sebut Prospek Ekonomi Domestik di Indonesia Masih Kuat, Ini Indikatornya TempoBisnis
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Sidak Bea Cukai Bandara Soetta, Ada Apa?Tiba di Indonesia selepas perjalanan dinas ke AS, Sri Mulyani sidak layanan Bea Cukai Bandara Soetta.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani: APBN Maret 2023 Bukukan Surplus Rp128,5 TriliunSri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa surplus APBN tersebut setara dengan 0,61 persen dari PDB Indonesia.
Baca lebih lajut »