Anggota Dewan Pakar Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi menilai Jokowi tidak akan mempermalukan DPR.
Sebab, lanjutnya, UU KPK itu disepakati kedua pihak, DPR dan pemerintah. Bila Perppu KPK diterbitkan, dia menilai pemerintah akan dianggap seperti menampar muka DPR.
"Karena itu saya menganggap pemerintah tidak akan melakukan tindakan hal yang akan menampar muka legislatif. Saya rasa tidak akan Pak Jokowi akan mengambil langkah yang mempermalukan DPR," sambungnya.Dia berharap langkah apapun yang bakal diambil pemerintah harus dikomunikasikan dengan DPR. Taufiqulhadi menilai saat ini Perppu tidak mungkin diterbitkan karena belum ada nomor undang-undangnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ketua DPR soal Perppu KPK: Tunggu Usai Pelantikan JokowiKetua DPR Puan Maharani meminta masyarakat tak meributkan soal revisi UU KPK, setidaknya menunggu hingga Jokowi-Ma'ruf dilantik pada 20 Oktober nanti.
Baca lebih lajut »
Presiden Joko Widodo dan Menteri Bungkam Soal Perpu KPK, Jokowi: Tanya Soal Batik Saja - Teras.IDPresiden Joko Widodo dan sejumlah menteri kompak bungkam saat ditanya mengenai isi dan kapan Perppu KPK diterbitkan...
Baca lebih lajut »
INI BOCORAN dari Jokowi soal Siapa Menteri Kabinet Baru: Hitung Mundur Pelantikan Jokowi-Maruf - Tribunnewswiki.comAda menteri berusia muda, ada kementerian baru, ada menteri yang dipertahankan, ada pula menteri yang keluar dari kabinet dan diberi posisi lain.
Baca lebih lajut »
Kalkulasi Politik NasDem soal Bamsoet Vs Muzani untuk Ketua MPRKetua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) MPR Johnny Gerard Plate sudah memetakan dukungan untuk Bamsoet dan Muzani di bursa calon ketua MPR. MPR
Baca lebih lajut »