Pratikno meminta seluruh pihak menghindari spekulasi terkait penerbitan Perppu KPK.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Sekretaris Negara Pratikno meminta seluruh pihak menghindari spekulasi terkait penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang sebagai pengganti hasil revisi UU KPK.
Baca Juga Lebih lanjut, Pratikno juga menyebut revisi Undang-Undang KPK sudah dikirim ke Istana oleh DPR. Namun, menurut dia, masih ada salah tik atau typo dari revisi UU KPK tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ditanya soal Perppu KPK, Jokowi Minta Wartawan Tanya soal Batik'Wong batik kok,' kata Jokowi meminta wartawan bertanya soal batik saat ia ditanya soal perppu KPK.
Baca lebih lajut »
Soal Perppu KPK, ICW: Jangan Sampai Presiden di Bawah Ketiak PartaiAktivis ICW Donal Fariz menduga selama ini Jokowi mendapatkan informasi yang salah dari lingkaran terdekatnya terkait revisi UU KPK.
Baca lebih lajut »
Paloh Lempar Isu Pemakzulan soal Perppu KPK, Pakar Berkata Sebaliknya'Tidak ada konsekuensi pidana. Itu nakut-nakuti saja. Yang bisa meng-impeach presiden itu hanya hukum pidana,' kata Mahfud Md. SuryaPaloh PerppuKPK
Baca lebih lajut »
Isyarat Surya Paloh soal Jokowi dan Parpol Pendukung Tak Mau Perppu KPKMenurut Surya Paloh, pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan para ketua umum partai politik pendukungnya sudah menyepakati bahwa perppu bukan opsi untuk polemik soal UU KPK. PerppuKPK
Baca lebih lajut »
Soal Perppu KPK, Surya Paloh: Salah-salah Presiden Bisa Diimpeach'Presiden kita paksa keluarkan Perppu, ini justru dipolitisasi. Salah-salah presiden bisa diimpeach (dimakzulkan) karena itu,' ujarnya.
Baca lebih lajut »
Seskab soal Perppu KPK: Presiden yang TahuPresiden Jokowi mempertimbangkan untuk menerbitkan Perppu KPK yang sudah disahkan DPR. Mengenai progres Perppu, Seskab Pramono Anung menyebut hanya Jokowi yang tahu: PerppuKPK Jokowi
Baca lebih lajut »