Sniper Ukraina Tembak Mati Komandan Rusia dari Jarak 1,7 Km, Terjauh dalam Perang Ukraina

Indonesia Berita Berita

Sniper Ukraina Tembak Mati Komandan Rusia dari Jarak 1,7 Km, Terjauh dalam Perang Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 63%

Seorang penembak jitu atau sniper Ukraina dilaporkan menembak mati seorang komandan Rusia dari jarak 1,7 km.

Itu menjadi jarak terjauh seorangSniper

Mereka terkenal menargetkan tentara-tentara Rusia di sekitar Bakhmut, yang menjadi lokasi pertempuran terdahsyat di Ukraina. Penembakan itu terjadi setelah Amerika Serikat berencana mengirim bom kluster ke Ukraina untuk membantu negara itu melawan Rusia.Bom kluster itu dilarang di sekitar 120 negara karena memiliki risiko membunuh warga sipil karena bisa terpicu dan meledak bertahun-tahun setelah diluncurkan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Zelenskyy Tandai 500 Hari Invasi Rusia di Ukraina dengan Kunjungi Pulau Ular, Ini SebabnyaZelenskyy Tandai 500 Hari Invasi Rusia di Ukraina dengan Kunjungi Pulau Ular, Ini SebabnyaPresiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menandai 500 hari invasi Rusia di Ukraina dengan mengunjungi Pulau Ular.
Baca lebih lajut »

Turkiye bersikap 'adil dan seimbang' dalam konflik Rusia-UkrainaTurkiye bersikap 'adil dan seimbang' dalam konflik Rusia-UkrainaPresiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (8/7) menyatakan bahwa negaranya telah mengambil "sikap yang adil dan seimbang" dalam konflik ...
Baca lebih lajut »

Ancaman Bencana Nuklir dalam Perang Rusia Vs UkrainaAncaman Bencana Nuklir dalam Perang Rusia Vs UkrainaPerang Rusia vs Ukraina sudah berlangsung 16 bulan. Keduanya saling tuduh merencanakan serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Baca lebih lajut »

Khawatir Perang Lebih Parah, Jerman Dukung Tunda Ukraina Gabung NATOKhawatir Perang Lebih Parah, Jerman Dukung Tunda Ukraina Gabung NATOJerman mendukung penundaan keanggotaan Ukraina ke dalam NATO, karena khawatir perang lebih besar dengan Rusia.
Baca lebih lajut »

Update Perang Rusia-Ukraina: AS Kirim Bom-Zelensky Desak NATOUpdate Perang Rusia-Ukraina: AS Kirim Bom-Zelensky Desak NATOUpdate terkini perang Rusia & Ukraina, simak!
Baca lebih lajut »

NATO akan Tegaskan Status Ukraina, 'Rusia Tidak akan Berhasil'NATO akan Tegaskan Status Ukraina, 'Rusia Tidak akan Berhasil'Para pemimpin NATO diharapkan dapat memberikan penegasan ulang terkait status Ukraina untuk menjadi anggota aliansi militer tersebut pada masa depan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 01:50:27