Transaksi secara digital di pasar rakyat akan mengurangi risiko penyebaran Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pandemi membuat omzet pasar yang dikelola Pemkab Sleman, DIY, mengalami penurunan 47 persen sampai Mei 2020. Untuk mengatasi itu, Pemkab Sleman dan BPD DIY Cabang Sleman meluncurkan sistem digitalisasi pasar.
Ia berharap, transaksi yang dilakukan secara digital di pasar-pasar rakyat itu akan mengurangi risiko penyebaran Covid-19. Serta, mendukung kesiapan masyarakat dan pedagang pasar transaksi nontunai lewat e-wallet."Yang dihubungkan dengan fasilitas QRIS," kata Sri. Saat ini, Pemkab Sleman sedang melakukan uji coba QRIS kepada tiga pasar yakni Pasar Denggung, Pasar Gentan, dan Pasar Prambanan. Ke depannya, ia berharap, uji coba itu berhasil dan bisa diterapkan pasar-pasar lain.
Pimpinan BPD DIY Cabang Sleman, Efendi Sutopo Yuwono membenarkan, transaksi nontunai yang diluncurkan itu sudah menggunakan QRIS. QRIS merupakan standardisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Persiraja Banda Aceh Berkandang di Sleman |Republika OnlinePersiraja Banda Aceh dipastikan berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Baca lebih lajut »
Langgar Jam Operasional, 2 Swalayan di Sleman Ditutup |Republika OnlineDua swalayan kedapatan melayani konsumen sebelum jam yang diizinkan.
Baca lebih lajut »
Langgar Jam Operasional, 2 Swalayan di Sleman Ditutup |Republika OnlineDua swalayan kedapatan melayani konsumen sebelum jam yang diizinkan.
Baca lebih lajut »
Persiraja Banda Aceh Berkandang di Sleman |Republika OnlinePersiraja Banda Aceh dipastikan berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Baca lebih lajut »
Digitalisasi, BPPT Ingin Terapkan e-Voting dalam PemiluBPPT menyebut digitalisasi penyelenggaraan pemilu bukan hal yang baru. Pemilihan kepala desa pun sudah menggunakan sistem e-voting sejak sepuluh tahun lalu.
Baca lebih lajut »
Wisata Terapkan Protokol Kesehatan Raup Pendapatan Rp 3,5 M |Republika OnlineSejak awal Juli hingga pekan keempat Agustus retribusi wisata Bantul raih Rp 3,5 M
Baca lebih lajut »