Kemendikbudristek ingatkan kampus agar tak nakal dan jadi pabrik ijazah.
) mewanti-wanti kampus tidak boleh jadi pabrik ijazah meskipun diberikan kemerdekaan untuk menentukan bentuk tugas akhir selain skripsi bagi mahasiswa.
"Jadi kendalinya lewat akreditasi dan pengawasan. Pengawasan lewat inspektorat jenderal, melalui tim direktorat kelembagaan, dan juga laporan dari PDDIKTI juga," jelasnya.Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim membuat aturan baru terkait syarat lulus kuliah pada jenjang S1 dan D4.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Skripsi Tak Wajib, Dosen: Jangan Sampai Konversi Nilai Tak Diakui di Dunia KerjaKemendikbudristek menghapus skripsi sebagai syarat kelulusan S1 dan D4. Pakar ingatkan agar konversi nilai diakui di tempat kerja.
Baca lebih lajut »
Skripsi Tidak Wajib, Kemendikbud: Bukan Berarti Lulus Jadi MudahDia menambahkan, skripsi tidak wajib akan mempersulit sisi administratif, seperti urusan penelitian.
Baca lebih lajut »
Dede Yusuf: Penghapusan Kewajiban Skripsi Langkah Maju Hadapi ModernisasiBeberapa negara di luar negeri tak wajib skripsi dan bisa memilih opsi ujian akhir.
Baca lebih lajut »
Tak Lagi Wajib Skripsi, Rektor PENS: Mahasiswa Vokasi Fokus ke Dunia Usaha dan IndustriTidak wajib skripsi menurut Rektor PENS bantu mahasiswa vokasi fokus ke menjawab masalah di dunia usaha dan dunia industri, bukan semata-mata mencari kebaruan.
Baca lebih lajut »
Soal Skripsi Tak Wajib untuk Kelulusan Mahasiswa, Mas Menteri Nadiem: Jangan Keburu Senang DuluPernyataan itu disampaikan Nadiem Makarim dalam rangka mengklarifikasi headline di media.
Baca lebih lajut »
Menteri Nadiem Bilang Skripsi tak Lagi Wajib, Ini Alasannya!Dia mengungkapkan, kini syarat kelulusan diserahkan kepada setiap kepala program (kaprodi) pendidikan di perguruan tinggi tersebut.
Baca lebih lajut »