Salah satu poin dari eksepsi Romi adalah KPK telah mengerdilkan suara PPP pada Pemilu 2019.
PENGADILAN Tindak Pidana Korupsi Jakarta akan menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama dengan terdakwa Romahurmuziy . Majelis hakim akan menentukan melanjutkan atau tidak perkara mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan itu.
Maqdir berharap majelis hakim dapat mengabulkan permohonan eksepsi atau nota keberatan Romi. Eksepsi telah dibacakan pada 23 September lalu. Romi menilai penangkapannya sama dengan peristiwa pada Pemilu 2014. Saat itu, mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK."Kepada penyelidik yang memimpin operasi KPK, sudah saya katakan, kalau suara PPP nanti terjerembab pada Pileg 2019, Andalah yang paling bertanggung jawab atas berkurangnya dukungan politik legislasi yang dibutuhkan umat secara nasional," kata Romi.
"Kami meminta hakim menolak eksepsi dari terdakwa, dan menetapkan untuk melanjutkan persidangan ini," kata JPU KPK Wawan Yunarwanto saat memberikan tanggapan atas eksepsi atau replik, 30 September lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KY sayangkan masih adanya pelecehan terhadap hakim saat sidangKomisi Yudisial menyayangkan masih ada yang melecehkan profesi hakim, termasuk saat memimpin persidangan, seperti kasus pemukulan pengacara terhadap hakim di ...
Baca lebih lajut »
Pengadilan Hong Kong Gelar Sidang Perdana Larangan Pakai MaskerPengadilan Hong Kong untuk pertama kalinya mengadili dua orang demonstran pro-demokrasi Hong Kong pada Senin (7/10) pagi.
Baca lebih lajut »
Adhyaksa Beri Dukungan kepada Sofyan Basir di Sidang TuntutanAdhyaksa mengaku kedatangannya sebagai sahabat lama Sofyan Basir
Baca lebih lajut »
Hadir di Sidang Tuntutan, Adhyaksa Dault: Saya Kawan Lama Sofyan BasirAdhyaksa mengatakan kedatangannya untuk memberi dukungan kepada Sofyan sebagai teman. Dia mengaku telah lama mengenal Sofyan. SofyanBasir AdhyaksaDault
Baca lebih lajut »