Setahun setelah gempa, tsunami, dan likuefaksi melanda Palu dan sekitarnya, sejumlah orang tua masih mencari keberadaan anak mereka.
Saat BBC News Indonesia menemui Micha 18 September 2019 lalu, dia tampak jauh lebih tegar.
Para orang tua yang kehilangan anak-anaknya juga rutin berkumpul, berbagi informasi, dan berdoa bersama guna saling menguatkan. Keyakinan Micha dalam menemukan anaknya juga dirasakan Connie Lumentu. Anak Connie, Friardini, turut hilang bersama Windy saat gempa dan likuefaksi melanda Desa Jono Oge.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Setahun bencana Sulteng, ribuan korban berdoa di eks tsunami PaluRibuan korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah mengenang peristiwa 28 September ...
Baca lebih lajut »
Wali Kota Ambon Ungkap Ada Fenomena Tak Biasa Sebelum Terjadi Gempa Bumi - Tribun PaluBadan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dua gempa bumi yang mengguncang wilayah Ambon pada Kamis (26/9/2019).
Baca lebih lajut »
Soleman Ponto Sebut Aksi Mahasiswa Ditunggangi: Bicara UU yang Datang Bukan Orang Hukum - Tribun PaluSoleman Ponto membenarkan bahwa aksi mahasiswa yang terjadi pada Senin hingga Selasa (23-24/9/2019) ditunggangi oleh kelompok politik tertentu.
Baca lebih lajut »
Epson Indonesia Buka Kembali ESS PaluESS Palu hadir sebagai pusat pelayanan penjualan dan purna jual konsumen untuk seluruh produk Epson.
Baca lebih lajut »
Natalie Portman Tak Sabar Genggam Palu ThorNatalie Portman bersiap mengangkat Mjolnir alias palu Thor. _ Entertainment
Baca lebih lajut »
BMKG: tsunami Palu dan Selat Sunda ilmu baruKepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati mengatakan sejumlah pakar dalam negeri dan internasional sedang mempelajari hal-hal ...
Baca lebih lajut »