Kasus pencurian cokelat di Alfamart yang melibatkan ibu-ibu pengendara Mercy akhirnya berakhir damai usai kedua pihak dipertemukan di Polres Tangerang Selatan.
- Kasus pencurian cokelat di Alfamart yang melibatkan ibu-ibu pengendara Mercy akhirnya berakhir damai.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan bahwa ibu-ibu Mercy dan karyawan Alfamart sepakat untuk damai.Bantah Mencuri di Alfamart, Ibu Pengendara Mercy Mengaku Tak Sadar Masukkan Cokelat ke Dalam Tas“Pada malam hari ini, sudah disepakati kedua belah pihak bahwa mereka berdamai.
Permintaan maaf tersebut muncul karena ibu-ibu Mercy tidak terima videonya viral. Video tersebut menampilkan detik-detik karyawan Alfamart memergokinya mengambil cokelat tanpa membayar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polisi Klarifikasi Kasus Pengendara Mercy Curi Cokelat di Alfamart | merdeka.comKasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Purwanto mengatakan, telah mengerahkan anggota untuk mengklarifikasi pegawai mini market yang diduga menjadi korban intimidasi pelanggannya itu.
Baca lebih lajut »
Kasus Ancaman UU ITE, Alfamart Tunjuk Hotman Paris Jadi Kuasa HukumSeorang pegawai Alfamart diduga mendapatkan ancaman UU ITE oleh seorang ibu, yakni Mariana. Mariana tidak terima video yang berisikan dirinya tersebar di medsos.
Baca lebih lajut »
Mas Bechi Irit Bicara Terkait Kondisinya Sebelum Menjalani SidangPerdana kasus persidangan kasus pencabulan santriwati digelar secara offline di PN Surabaya, ini kondisi Mas Bechi PNSurabaya
Baca lebih lajut »
Berakhir Damai, Ibu-ibu Pengendara Mercy Akui Curi 3 Buah Cokelat dan 2 Sampo di AlfamartKasus pencurian cokelat di Alfamart Cisauk, Tangerang, yang melibatkan ibu-ibu pengendara Mercy bernama Mariana berakhir damai. Akui mencuri cokelat dan sampo.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 14 Agustus: Kasus Positif Naik 4.442, Sembuh 4.903Kasus konfirmasi positif pada hari ini sebanyak 4.442. Dengan demikian, total kasus positif hingga hari ini sebanyak 6.282.774 kasus.
Baca lebih lajut »