Pertamina menyatakan konsumsi BBM mulai berangsur normal, seiring dengan dibukanya berbagai sektor usaha.
mengalami kerugian sebesar 767,92 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 11,13 triliun pada semester I 2020.mulai berangsur normal, seiring dengan dibukanya berbagai sektor usaha.
Pasalnya, peningkatan konsumsi BBM tersebut juga dibarengi dengan terus tumbuhnya harga minyak mentah dunia, yang saat ini berada di kisaran 42 dollar AS hingga 45 dollar AS per barrel. Untuk memperbaiki kinerja keuangan, Mamit mendorong Pertamina untuk terus melakukan efisiensi anggaran belanja perseroan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sorotan ke Ahok dan Kondisi Pertamina yang Rugi Rp 11 TPT Pertamina (Persero) rugi US$ 767,92 juta atau setara Rp 11,13 triliun (kurs Rp 14.500/US$) pada semester I-2020. Ahok jadi sorotan. Pertamina Ahok via detikfinance
Baca lebih lajut »
Disebut Rugi Rp 11,13 Triliun, seperti Apa Sejarah Pendirian Pertamina?Pertamina disebut merugi Rp 11,13 triliun pada semester I 2020. Bagaimana rekam jejak perjalanan Pertamina selama ini?
Baca lebih lajut »
Pertamina Rugi Rp 11,327 Triliun: Pernyataan Ahok Disorot hingga Tanggapan Pengamat Migas - Tribunnews.com'Waktu itu Ahok bilang, merem saja Pertamina sudah untung. Asal diawasi. Nah kalau sekarang Pertamina rugi, artinya apa?' via tribunnews
Baca lebih lajut »
Kini Rugi Rp 11 T, Intip Laporan Keuangan Pertamina 6 Tahun TerakhirPT Pertamina (Persero) mencatat kerugian US$ 767,92 juta atau setara dengan Rp 11,13 triliun (kurs Rp 14.500) pada periode semester I-2020. Pertamina via detikfinance
Baca lebih lajut »
Covid-19 Hantam Kinerja Perusahaan Migas di Seluruh DuniaPertamina berdasarkan laporan keuangan semester I 2020 juga mengalami kerugian sebesar US$ 767,2 juta atau setara dengan Rp 11,33 triliun.
Baca lebih lajut »