Pihak DLH Kota Surabaya menilai, selama semburan minyak masih bisa ditangani, penetapan status siaga disebut belum diperlukan.
"Saat ini kami simpan dulu. Nantinya pihak SKK Migas yang siap untuk mengolah di Gresik. Kami masih menunggu koordinasi selanjutnya," kata Ulfiani, Kamis .
Ia menyebut, minyak yang dilakukan pemisahan menggunakan alat separator itu disebut juga bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh warga.Ulfiani juga turut menanggapi pihak Dinas ESDM Jawa Timur yang meminta Pemkot Surabaya menetapkan status siaga atau darurat atas terjadinya semburan lumpur bercampur minyak di rumah warga itu.
Ulfiani menilai, selama masalah tersebut masih bisa ditangani, penetapan status siaga disebut belum diperlukan. "Karena hanya berdampak pada satu rumah, jadi belum perlulah. Bu wali tidak mengeluarkan status darurat," ujar dia. Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jawa Timur Handoko Teguh Wibowo menyampaikan, sebelum dilakukan pemasangan separator, terlebih dulu harus dilakukan penggalian, pengurasan, diameter pengaruh dari semburan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ahli Geologi Ungkap Sejarah Blok Minyak di Surabaya dan Semburan yang Muncul di Rumah WargaBagaimana asal mula terjadinya semburan minyak dan gas di kawasan perumahan di Surabaya?
Baca lebih lajut »
SKK Migas Bidik Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2033SKK Migas menargetkan produksi minyak dapat mencapai 1 juta barel per hari pada 2030-2033 mendatang
Baca lebih lajut »
Empat Strategi SKK Migas Kejar Target Produksi 1 Juta BarelSKK Migas menargetkan produksi migas 1 juta barel per hari pada 2030.
Baca lebih lajut »
SKK Migas Mimpi Produksi Migas 1 Juta Barel per Hari pada 2030Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan lembaganya memiliki mimpi mendorong produksi minyak dan gas mencapai 1 juta barel per hari (BPOD).
Baca lebih lajut »
Alat Separator Dipasar di Semburan Minyak dan Gas di Rumah Warga di SurabayaAlat tersebut memiliki fungsi untuk memisahkan minyak dan air yang selama ini muncul di pekarangan rumah warga di Kutisari Indah, Kecamatan Tenggilis
Baca lebih lajut »
Pertamina Bikin Anak Usaha Seperti Petral, Ini Kata SKK MigasKepala SKK Migas Dwi Soetjipto menilai tidak seharusnya Pertamina mendirikan kantor pemasaran seperti Petral lagi di Singapura.
Baca lebih lajut »