Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan lembaganya memiliki mimpi mendorong produksi minyak dan gas mencapai 1 juta barel per hari (BPOD).
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Migas atau SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan lembaganya memiliki mimpi untuk terus mendorong produksi minyak dan gas mencapai 1 juta barel per hari . Target itu ingin bisa dicapai pada 2030.'Ini menjadi mimpi kami untuk mencapai 1 juta barel oil per hari.
'Jadi dua kali lipat dari yang sekarang ada. Sehingga demikian maka sesungguhnya potensi oil and gas di Indonesia masih cukup besar,' kata Dwi yang juga mantan Direktur Utama Pertamina ini.Kendati demikian, Dwi mengungkapkan bahwa meski ada potensi besar, di industri hulu migas masih memiliki tantangan tersendiri. Salah satunya adalah masih butuh pendanaan atau investasi yang besar.Sebab, investasi yang bergerak di bidang minyak dan gas ini waktunya cukup panjang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
SKK Migas: Produksi Migas akan Membaik Lima Tahun MendatangSaat ini SKK berupaya untuk paling tidak bisa menahan penurunan produksi alamiah.
Baca lebih lajut »
SKK Migas: Produksi Migas Membaik Lima Tahun MendatangPersoalan untuk kegiatan eksplorasi selalu terkendala masalah dana.
Baca lebih lajut »
SKK Migas Bidik Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2033SKK Migas menargetkan produksi minyak dapat mencapai 1 juta barel per hari pada 2030-2033 mendatang
Baca lebih lajut »
Indonesia Punya Potensi Cadangan Migas 7,5 Miliar BarelDari 128 cekungan yang dimiliki Indonesia baru 54 yang berada dalam tahap eksplorasi.
Baca lebih lajut »
SKK Migas Bidik Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2033SKK Migas menargetkan produksi minyak dapat mencapai 1 juta barel per hari pada 2030-2033 mendatang
Baca lebih lajut »
SKK Migas: Produksi Migas Membaik Lima Tahun MendatangPersoalan untuk kegiatan eksplorasi selalu terkendala masalah dana.
Baca lebih lajut »