Selain Latihan Militer, Ketua DPD RI Berharap Indonesia-AS Tingkatkan Kerja Sama Alutsista Sindonews BukanBeritaBiasa .
SURABAYA - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak sebatas latihan bersama. Tetapi bisa ditindaklanjuti dengan meningkatkan kerja sama produksi alat utama sistem senjata .
Saat ini, militer dua negara memang sedang menggelar latihan bersama yang bernama Garuda Shield. Latihan yang berlangsung 1-14 Agustus, dilakukan di tiga lokasi yaitu di Sumatera Selatan, Kalimantan, dan Sulawesi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ketua DPD berharap kerja sama Indonesia-AS prioritaskan alutsistaKetua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, berharap kerja sama militer antara Indonesia dan Amerika Serikat ditindaklanjuti dan memprioritaskan peningkatan ...
Baca lebih lajut »
DPD RI siap tingkatkan kerja sama parlemen dengan Senat ASKetua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan kesiapan untuk meningkatkan hubungan kerja sama parlemen dengan Senat AS, ...
Baca lebih lajut »
Bertemu LaNyalla, Dubes AS Mendukung Penguatan DPD RIDuta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim mendukung upaya penguatan peran DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. DPDRI
Baca lebih lajut »
Ketua Kontingen RI Rosan Roeslani Ungkap Alasan Atlet Jenuh di Olimpiade TokyoChef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Rosan Roeslani menyampaikan kendala yang dialami atlet, pelatih dan ofisial.
Baca lebih lajut »
Tanggapi Survei Indostrategic, Anggota DPD Tegaskan Jokowi Cukup 2 PeriodeAnggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman menentang keras wacana masa jabatan presiden 3 periode.
Baca lebih lajut »
Ketua DPR: Perlu Data Anak Yatim dan Piatu Akibat Covid-19 untuk Diberi Perlindungan - Tribunnews.compemerintah harus memiliki data khusus anak-anak kurang beruntung yang kehilangan orangtua akibat keganasan Covid-19 untuk diberi perlindungan.
Baca lebih lajut »