Perang enam hari antara Arab dan Israel menyisakan kekalahan di kubu Arab.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Pada 5 Juni 1967, Israel memulai perang enam harinya dalam menanggapi peningkatan pasukan Arab di sepanjang perbatasannya. Selama enam hari pasukan Israel berupaya mengambil banyak wilayah di luar teritori mereka. Baca Juga Israel memulai serangan simultan terhadap Mesir dan Suriah. Yordania kemudian memasuki medan pertempuran, tetapi koalisi Arab bukan tandingan bagi pasukan bersenjata mahir Israel.
Buah kemenangan datang dengan mengklaim Kota Tua Yerusalem dari Yordania. Banyak yang berderai air mata ketika membungkuk dalam doa di Tembok Barat Kuil Kedua. Israel memberi tahu bahwa Gaza, Tepi Barat, Dataran Tinggi Golan, dan Sinai akan dikembalikan dengan imbalan pengakuan Arab akan hak Israel untuk ada dan jaminan terhadap serangan di masa depan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Laporan Media: Arab Saudi-Israel Terlibat Diskusi Soal Aqsa |Republika OnlineMedia lokal Israel sebut diplomat Arab Saudi terlibat diskusi dengan Israel.
Baca lebih lajut »
Ekonomi Arab Saudi, Terlalu Optimistiskah? |Republika OnlineMoody memberikan penilaian kinerja ekonomi Arab Saudi terkait pandemi virus corona
Baca lebih lajut »
Uang Calon Jemaah Haji Belum Disetor ke Arab SaudiPenyelenggaraan ibadah haji 2020 dibatalkan, Kemenag belum menyetorkan dana haji tersebut ke Arab Saudi. haji
Baca lebih lajut »
Masjid-Masjid di Arab Saudi dan Yerusalem Dibuka KembaliPuluhan ribu masjid di seluruh Arab Saudi untuk pertama kali dibuka kembali pada Minggu (31/5) setelah tutup lebih dari dua bulan, tetapi jemaah diperintahkan untuk menaati aturan tegas untuk mencega
Baca lebih lajut »
Haji 2020 Dibatalkan, Arab Saudi Belum Berikan Kepastian Kapan Akses Layanan Dibuka Kembali - Tribun TravelHaji 2020 Dibatalkan, Arab Saudi Belum Berikan Kepastian Kapan Akses Layanan Dibuka Kembali via TribunTravel
Baca lebih lajut »