Saham China yang tercatat di AS jatuh saat Trump bidik WeChat, TikTok

Indonesia Berita Berita

Saham China yang tercatat di AS jatuh saat Trump bidik WeChat, TikTok
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 29 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 78%

Saham perusahaan-perusahaan China yang tercatat di AS lainnya yang didukung oleh Tencent, termasuk JD(dot)com, Huya Inc. dan Nio Inc. turun antara 0,5 persen dan 3,8 persen.

FOTO DOKUMEN: Tanda JD.com terlihat di Konferensi Internet Dunia di Wuzhen, provinsi Zhejiang, Cina, 20 Oktober 2019. REUTERS/Aly Song

Perintah eksekutif akan efektif dalam 45 hari dan datang setelah pemerintahan Trump mengatakan minggu ini bahwa mereka meningkatkan upaya-upaya untuk membersihkan aplikasi China yang "tidak tepercaya" dari jaringan digital Amerika Serikat. “ beberapa perusahaan dan kebijakan yang sangat spesifik disebutkan dan tampaknya seperti kalimat pepatah di pasir,” kata Eric Freedman, kepala investasi di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis.

TikTok mendapat kecaman dari anggota parlemen AS atas masalah keamanan nasional seputar pengumpulan data.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Laut China Selatan Memanas, RI Tegaskan Sikap ke AS dan ChinaLaut China Selatan Memanas, RI Tegaskan Sikap ke AS dan ChinaIndonesia sendiri tidak pernah menempatkan diri sebagai negara bersengketa di Laut China Selatan, namun punya sikap sendiri terkait perseteruan AS dan China.
Baca lebih lajut »

China Berang Usai Trump Resmi Larang TikTok dan WeChatChina Berang Usai Trump Resmi Larang TikTok dan WeChatChina marah dan menuduh AS melakukan penindasan setelah Presiden Donald Trump resmi melarang TikoTok dan WeChat.
Baca lebih lajut »

Trump Tuding China Biarkan Covid-19 Menyebar dengan Sengaja |Republika OnlineTrump Tuding China Biarkan Covid-19 Menyebar dengan Sengaja |Republika OnlineTrump menuding tanpa bukti China sengaja biarkan Covid-19 menyebar
Baca lebih lajut »

Intelijen AS Sebut China Ingin Trump Kalah dalam PilpresIntelijen AS Sebut China Ingin Trump Kalah dalam PilpresPusat Kontra-Intelijen dan Keamanan Nasional AS mengungkap karakter Trump yang sulit diprediksi membuat China berharap Trump kalah dalam Pilpres AS.
Baca lebih lajut »

Trump larang transaksi dengan induk usaha TikTok untuk atasi 'ancaman' aplikasi China - BBC News IndonesiaTrump larang transaksi dengan induk usaha TikTok untuk atasi 'ancaman' aplikasi China - BBC News IndonesiaPresiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk melarang transaksi dengan perusahaan induk TikTok, ByteDance. Para pejabat keamanan AS khawatir aplikasi asal China itu bisa digunakan untuk mengumpulkan data pribadi warga Amerika.
Baca lebih lajut »

Trump Larang 2 Apps China Karena Alasan KeamananTrump Larang 2 Apps China Karena Alasan KeamananPresiden AS Donald Trump, Kamis (7/8) memerintahkan larangan menyeluruh terhadap dua aplikasi konsumen China. Ia memerintahkan larangan bagi perusahaan-perusahaan AS berbisnis dengan ByteDance, pemilik aplikasi berbagi video TikTok, dan Tencent, pemilik aplikasi pesan WeChat. Perintah eksekutif...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 23:55:35