S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Liputan6.com, Jakarta - Indeks saham S&P 500 naik ke level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa , menutup kerugian akibat aksi jual yang disebabkan oleh virus corona yang menjatuhkannya dari rekor sebelumnya pada bulan Februari.
Slimmon mencatat data ekonomi telah menguat baru-baru ini dan pendapatan perusahaan telah melampaui ekspektasi analis. Sementara itu, Nasdaq Composite juga mencapai rekor dengan naik 0,7 persen menjadi 11.210,84. Dow Jones Industrial Average tertinggal, turun 66,84 poin atau 0,2 persen menjadi 27.778,07 karena Home Depot dan Walmart keduanya turun meskipun hasil pendapatan menguat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
S&P 500 Tembus Rekor Tertinggi PrapandemiS&P 500 naik 0,3 persen ke 3.393,52, melebihi level tertinggi intraday sebelumnya yang dicapai pada 19 Februari lalu.
Baca lebih lajut »
Wall Street Hijau, S&P 500 dan Nasdaq Tembus Rekor TertinggiIndeks S&P ditutup naik 0,2 persen menjadi 3.389,78.
Baca lebih lajut »
S&P 500 Belum Lampaui Rekor Tertinggi di Tengah Buntunya Stimulus Covid-19Indeks S&P naik 0,3 persen menjadi 3.381,99.
Baca lebih lajut »
Saham Teknologi Jadi Primadona Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street MixedSaham Teknologi Jadi Primadona Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Mixed dirgahayuindonesia 75tahunmerdeka BangkitdariPandemi
Baca lebih lajut »
Kasus Corona masih di 500-an, Anies pantau kemungkinan rem darurat'Jadi bukan hanya angka yang perlu jadi perhatian, tapi ikhtiar mencari angka itu yang harus dilihat,' kata Anies Baswedan menanggapi masih banyaknya kasus COVID-19 di Jakarta.
Baca lebih lajut »