Rusia menilai uji coba rudal AS terlalu cepat setelah menarik diri dari perjanjian IN
REPUBLIKA.CO.ID, HELSINKI – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan uji coba rudal jelajah darat yang dilakukan Amerika Serikat akhir pekan lalu telah meningkatkan ancaman terhadap negaranya. Dia menjamin bahwa Rusia akan mengambil respons yang tepat.
Putin mengatakan, negaranya akan bekerja untuk merancang rudal seperti yang diuji AS. Namun dia menegaskan bahwa Rusia tidak akan menyebarkan rudal yang sebelumnya dilarang dalam perjanjian INF ke daerah mana pun sebelum AS melakukan terlebih dahulu. China telah mengkritik uji coba rudal jelajah darat yang dilakukan AS. Beijing menilai hal itu akan memiliki dampak negatif serius bagi situasi keamanan internasional dan regional. “Langkah ini dari AS akan memicu putaran baru perlombaan senjata yang mengarah pada peningkatan konfrontasi militer,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Geng Shuang, dikutip laman the Guardian, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia sesalkan uji coba peluncuran rudal Amerika SerikatRusia, Selasa, mengatakan uji coba rudal jelajah Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan di AS sangat disesalkan dan menunjukkan bahwa Washington telah lama ...
Baca lebih lajut »
Rusia Meradang dengan Uji Coba Rudal ASUji coba rudal yang dilakukan AS seharusnya dilarang dalam perjanjian kedua negara. Perjanjian itu melarang rudal darat dengan jangkauan 500-5.500 km.
Baca lebih lajut »
Rusia-China Serukan Pertemuan DK PBB Soal Uji Coba Rudal ASWakil Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy mengatakan, Rusia dan China telah meminta pertemuan DK PBB soal...
Baca lebih lajut »
Rusia dan Cina Tanggapi Uji Coba Rudal Militer AmerikaPemerintah Rusida dan Cina menyesalkan uji coba rudal oleh militer Amerika karena bisa mengganggu stabilitas.
Baca lebih lajut »
Rusia kepada CTBTO: Kecelakaan uji coba nuklir bukan urusan AndaRusia mengatakan kepada organisasi internasional yang dibentuk untuk memverifikasi larangan uji coba nuklir, Selasa, bahwa kecelakaan uji coba militer di ...
Baca lebih lajut »
Sensor Radioaktif Rusia Mati Misterius Usai Ledakan Tes RudalEmpat stasiun pemantau radioaktif di Rusia dilaporkan berhenti mengirimkan data dua hari setelah insiden ledakan uji coba misil di Nyonoksa pada 8 Agustus lalu.
Baca lebih lajut »