Rusia, Selasa, mengatakan uji coba rudal jelajah Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan di AS sangat disesalkan dan menunjukkan bahwa Washington telah lama ...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki, Finlandia, Senin .
Moskow - Rusia, Selasa, mengatakan uji coba rudal jelajah Amerika Serikat yang diluncurkan di AS sangat disesalkan dan menunjukkan bahwa Washington telah lama mempersiapkan kehancuran Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah, kantor berita TASS melaporkan. Pentagon mengatakan pada Senin bahwa badan tersebut telah menguji coba rudal jelajah yang dikonfigurasi secara konvensional dengan mencapai sasaran setelah lebih dari 500 km penerbangan. Tes semacam itu baru pertama kali dilakukan sejak Amerika Serikat menarik diri dari perjanjian.
Mengomentari uji coba tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan Rusia tidak akan terseret ke dalam perlombaan senjata. Ia menegaskan bahwa Moskow masih tidak berniat untuk mengerahkan rudal kecuali Amerika Serikat melakukannya terlebih dahulu, demikian bunyi laporan itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia Tidak Akan Sebar Rudal kecuali AS Melakukannya Terlebih DahuluKami masih berpegang teguh pada itu. Kecuali ada sistem seperti itu di Eropa (dikerahkan oleh Washington), kami tidak akan...
Baca lebih lajut »
Rusia Masih Ingin Dialog dengan AS Bahas Rudal NuklirRusia berulang kali menyerukan dialog dengan AS untuk membahas masalah rudal.
Baca lebih lajut »
AS Uji Coba Rudal Usai Setop Perjanjian Nuklir dengan RusiaAS menguji coba rudal jelajah jarak menengah pada Minggu (18/8) beberapa pekan setelah menarik diri dari perjanjian nuklir era Perang Dingin dengan Rusia.
Baca lebih lajut »
Abaikan Peringatan Rusia, AS Uji Coba Rudal TerlarangAS melakukan uji coba rudal dengan jarak lebih dari 500 km, yang sebelumnya selama puluhan tahun dilarang oleh perjanjian...
Baca lebih lajut »
Rusia akan Kembangkan Misil Jika AS Lakukan Hal yang SamaAS meninggalkan perjanjian INF dengan Rusia.
Baca lebih lajut »
Cerita Tas Asal Semarang Gagal Pameran di Rusia karena Dinilai Sekelas Louis VuittonPihak Rusia tak percaya dengan harga yang dibanderol brand tas asal Semarang, Jawa Tengah, tersebut.
Baca lebih lajut »