Rumah Dibongkar, Warga Terdampak Tol Solo-Jogja Bingung Cari Rumah Baru

Indonesia Berita Berita

Rumah Dibongkar, Warga Terdampak Tol Solo-Jogja Bingung Cari Rumah Baru
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 soloposdotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 75 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 51%

Sebagian warga Klaten yang terdampak jalan tol Solo-Jogja bingung cari tempat tinggal baru setelah rumahnya dibongkar.

SOLOPOS.COM - Warga Gatak, Kecamatan Ngawen, Klaten yang terdampak jalan tol Solo-Jogja membongkar rumah mereka, Sabtu . Mereka diberi waktu dua bulan untuk membongkar sendiri rumah mereka. Sejumlah warga Desa Gatak, Kecamatan Ngawen Klaten, mulai membongkar rumah mereka yang terdampak jalan tol Solo-Jogja. Aktivitas ini sudah berlangsung sejak dua pekan lalu setelah mereka mendapat uang ganti rugi.Pemerintah memberikan waktu dua bulan bagi warga untuk membongkar sendiri rumah mereka.

Salah seorang warga Gatak, Nanik Susanti, mengaku lahannya yang seluas sekitar 1.000 meter persegi terdampak proyek tol Solo-Jogja. Di atas lahan itu terdapat rumahnya yang seluas 390 meter. Nanik kini harus membongkar rumah yang sudah berdiri puluhan tahun itu setelah memperoleh uang ganti rugi senilai Rp2,7 miliar.“Saya bongkar rumah sendiri. Saya borongkan. Belum tahu nanti biaya bongkarnya berapa karena belum selesai,” kata Nanik, saat ditemui wartawan di Gatak, Kecamatan Ngawen, Sabtu .

Kendati rumahnya sudah mulai proses bongkar, Nanik mengaku masih kesulitan mencari tempat tinggal baru. Ia ingin rumah barunya masih berada di Desa Gatak. Namun harga tanah di sini sudah naik signifikan. “Saya ingin mencari lahan di desa sini saja. Saya tetap ingin hidup di desa sini. Harga tanah di sini rata-rata sudah Rp1,5 juta per meter. Padahal, sebelum ada informasi jalan tol ini biasanya Rp1 juta per meter,” katanya.“Kondisi saya sekarang ini seperti orang mengungsi. Tidur di dekat tumpukan kayu. Saya diberi waktu dua bulan untuk membongkar. Padahal, belum dapat lahan pengganti. Akhirnya, sembari mencari lahan, ya membongkar rumah sendiri,” sambung Nanik., ada 4.

Nantinya, ada tiga exit tol Solo-Jogja di Klaten. Yakni exit tol Kanganom di Kuncen, Kecamatan Ceper; exit tol kota di Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen; dan exit tol Prambanan di Jogonalan. Akan ada juga dua rest area di Klaten, yakni di Manjungan, Ngawen dan Demakijo-Jagalan, Karangnongko.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

soloposdotcom /  🏆 33. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Tunggu Surat LMAN, Pembayaran UGR Tol Solo-Jogja di Klaten MandekTunggu Surat LMAN, Pembayaran UGR Tol Solo-Jogja di Klaten MandekHingga sekarang tim pembebasan lahan jalan tol Solo-Jogja masih menunggu surat persetujuan pembayaran dari LMAN.
Baca lebih lajut »

Dibangun PB X, Begini Sejarah Dalem Kalitan Rumah Soeharto di SoloDibangun PB X, Begini Sejarah Dalem Kalitan Rumah Soeharto di SoloDalem Kalitan yang kemudian menjadi rumah keluarga Soeharto di Solo dibangun oleh PB X pada tahun 1874 untuk putri sulungnya GKR Alit.
Baca lebih lajut »

Bupati Dadang Janji Bedah Rumah Warga CikancungBupati Dadang Janji Bedah Rumah Warga CikancungBupati Bandung Dadang Supriatna menginap di salah satu rumah tidak layak huni milik warga di Kampung Sayang, Desa Ciluluk, Kecamatan Cikancung.
Baca lebih lajut »

Turap di Cipayung Longsor, Rumah Warga Hancur-2 Kambing MatiTurap di Cipayung Longsor, Rumah Warga Hancur-2 Kambing MatiTurap yang sedang dibangun di rumah warga di Cipayung, Depok, longsor menghantam rumah warga lainnya. Rumah warga hancur dan dua kambing mati tertimpa longsor.
Baca lebih lajut »

Gempa Banten, Warga Bayah Timur sempat Panik dan Berhamburan Keluar Rumah | merdeka.comGempa Banten, Warga Bayah Timur sempat Panik dan Berhamburan Keluar Rumah | merdeka.comWarga Desa Bayah Timur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten merasakan guncangan gempa. Kepala Desa setempat, Rafiq Rahmat Taufiq menuturkan warga sempat berhamburan keluar rumah.
Baca lebih lajut »

Geng Motor di Gowa Kembali Serang Warga, Seorang Sekuriti Penjaga Rumah Terkena Busur pada Kaki KiriGeng Motor di Gowa Kembali Serang Warga, Seorang Sekuriti Penjaga Rumah Terkena Busur pada Kaki KiriSampai kapan, teror kelompok geng motor di Sulawesi Selatan akan berakhir menghantui warga? Kali ini, kelompok geng motor kembali menyerang warga di Jalan Basoi Dg Bunga, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Rabu tanggal (2/2/22) dini hari.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 22:24:44