Rizal Ramli Kritisi Sistem Ambang Batas dalam Pilkada dan Pilpres dirgahayuindonesia 75tahunmerdeka BangkitdariPandemi
Menurut mantan anggota tim panel ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa itu, ambang batas yang membuat demokrasi biaya tinggi dan menjadi pemicu korupsi, kolusi dan nepotisme .
"Saya minta hapuskan saja itu ambang batas atau jadikan nol persen, baik di Pilkada maupun Pilpres. Biar semua partai bisa mengusung calon. Toh mereka sudah diseleksi dalam pemilu. Semakin banyak calon, rakyat jadi semakin banyak pilihan," kata Rizal Ramli.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Persija Umumkan Rizal Danyarta sebagai Pemain e-Sport Profesional Pertama MerekaPersija Jakarta akhirnya mengumumkan Rizal 'Ivander' Danyarta sebagai pemain e-Sport profesional pertama mereka pada Minggu (16/8) kemarin. PersijaJakarta
Baca lebih lajut »
Positivity Rate Covid-19 Sentuh 9,6 Persen, Jakarta Masuk Ambang Batas Bahaya?“Nah, ambang batas disebut bahaya itu bila (positivity rate) di atas 10 persen. (Jika) 5 persen ke bawah aman, di atas 10 persen membahayakan.'
Baca lebih lajut »
1.438 Napi Bebas, Negara Hemat Rp 176 MiliarRemisi merupakan salah satu sarana hukum yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.
Baca lebih lajut »
Joe Biden Unggul Kecil dari Donald Trump di Survei TerbaruSelisih suara antara Joe Biden dan Donald Trump kian dekat menjelang Pilpres Amerika.
Baca lebih lajut »
Perludem Usulkan Parpol Ikut Awasi Coklit Data PemilihPerludem menilai partai politik perlu ikut mengawasi tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pilkada 2020 sehingga memunculkan daftar pemilih berkualitas.
Baca lebih lajut »
Stafsus Jokowi Jelaskan Penunjukan Wakapolri-KSAD di Komite COVID-19Stafsus Presiden menjelaskan alasan penunjukan KSAD dan Wakapolri dalam Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi. jokowi
Baca lebih lajut »