Risiko Kebocoran Data Layanan Kirim Makanan, Kaspersky: Lebih Bahaya dari Marketplace TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan yang berkantor pusat di Rusia itu menjelaskan basis data layanan food delivery mungkin tidak berisi informasi pembayaran, tapi kebocoran data dapat menyebabkan masalah besar.Lalu, data apa saja yang bocor?Pertama, layanan pengiriman mungkin tidak membocorkan detail perbankan karena perusahaan tersebut tidak menangani data tersebut.
Dampaknya, jelas kebocoran data tersebut bisa mengancam pelanggan, tidak ada hal positif yang bisa didapat dari sekumpulan informasi pribadi yang tersedia di domain publik. Penjahat siber atau hacker, bisa memiliki informasi tentang di mana korban tinggal, hingga berapa banyak yang mereka habiskan untuk pengiriman makanan.“Termasuk kapan mereka memesannya, dan pada hari apa mereka cenderung melewatkannya. Itu resep sempurna untuk perampokan,” tulis Kaspersky.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Waspadalah, Risiko Kebocoran Data Incar Tren Pengiriman MakananTren pengiriman makanan atau layanan food delivery tampaknya tak luput dari incaran penjahat siber.
Baca lebih lajut »
Waspada Risiko Kebocoran Data Layanan Kirim Makanan, Bisa Mengancam BisnisKaspersky menyarankan upaya mencegah kebocoran data adalah membatasi akses karyawan ke basis data internal yang berisi informasi pribadi.
Baca lebih lajut »
Rumah Sakit Internasional, Menambal Kebocoran Devisa?PEMERINTAH gusar. Banyak orang Indonesia berobat ke luar negeri. Katanya, setiap tahun 1 juta orang berobat ke Malaysia dan 750 ribu ke Singapura.
Baca lebih lajut »
4 Manfaat Konsumsi Hati Sapi, Mengurangi Risiko Anemia, Kok Bisa?Hati sapi disebut juga dengan daging organ atau jeroan yang memiliki beberapa nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya mengatasi anemia.
Baca lebih lajut »
Peluncuran Produk DNA Test yang Bisa Mendeteksi Dini dan Risiko Berbagai Jenis PenyakitDNAtest.id menjadi One-Stop-Solution DNA Screening untuk pencegahan dini kesehatan menggunakan pemeriksaan genetik.
Baca lebih lajut »
Akademisi: Pemetaan risiko bencana perlu jadi prioritasAkademisi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Dr Indra Permanajati mengatakan pemetaan risiko bencana perlu menjadi prioritas terutama pada ...
Baca lebih lajut »