Pada hari ke-420 perang Rusia-Ukraina, muncul kilatan cahaya di Kyiv yang memicu peringatan serangan udara, tetapi ternyata bukan alat tempur.
ke kota pelabuhan Odessa di Ukraina selatan, tetapi tidak ada laporan langsung tentang korban, kata pihak berwenang.
"Pada malam hari, musuh melakukan serangan dengan UAV jenis Shahed-136 di wilayah Odesaa," kata kepala administrasi militer distrik Odessa Yuriy Kruk di Telegram, dikutip dari kantor beritayang menyerang, tetapi beberapa infrastruktur sipil terkena dampaknya.Kilatan cahaya terang muncul di langit ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Rabu yang memicu peringatan serangan udara.Ternyata, menurut pemerintah kota, kilatan cahaya itu disebabkan satelit NASA yang masuk kembali ke atmosfer.
"Menurut informasi awal, fenomena ini akibat masuknya satelit luar angkasa NASA ke Bumi," kata kepala administrasi militer Kyiv yaitu Sergiy Popko di Telegram, dikutip dari kantor berita
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Rusia Vs Ukraina: Korea Selatan Berencana Kirim Bantuan Militer Pertama ke UkrainaKorea Selatan berancana untuk mengirimkan bantuan militer atau senjata pertamanya ke Ukraina jika serangan sipil berskala besar terjadi.
Baca lebih lajut »
Perang Ukraina Vs Rusia: Ukraina Terima Sistem Pertahanan Udara PatriotMenteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengonfirmasi bahwa Kyiv telah menerima kiriman sistem pertahanan udara Patriot.
Baca lebih lajut »
6 Update Perang Rusia-Ukraina: Damai, Putin, Zelensky & ChinaPerang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki hari ke-420. Berikut enam updatenya dirangkum Rabu (19/4/2023).
Baca lebih lajut »
Sejauh Mana Kesiapan Ukraina Balas Serangan Rusia?Ukraina terus didorong mencapai tingkat peralatan teknis yang diperlukan untuk melancarkan serangan.
Baca lebih lajut »
Rusia Bombardir Ukraina Dengan Artileri Berat & Lewat UdaraPerang Rusia dan Ukraina masih terus berkecamuk.
Baca lebih lajut »
Rusia Beri Sinyal Segera Setop Perang UkrainaMenteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menyebut negaranya tertarik untuk mengakhiri konflik di Ukraina sesegera mungkin.
Baca lebih lajut »