Ahmad Rahman Al Ayyubi dan Ahmad Rahim Al Ayyubi, bayi kembar siam dari pasangan suami istri yang tinggal di Kota Bekasi, meninggal dunia
Anak dari pasangan suami-istri Romi Darma Rachim dan Ika Mutia Sari itu mengalami gangguan pernapasan.
Kondisi ini menggambarkan keadaan yang rumit dari bayi kembar siam menempel di dada dan perut tersebut. Ika, sang ibu mengatakan, Rahman dan Rahim sebelumnya sudah bolak balik dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta.Setelah sembuh dan jalani perawatan kembali di rumah, Rahman dan Rahim kembali dirawat pada April 2020.
“Lalu Rahman dan Rahim jalani perawatan April selama sebulan di RS Harapan Kita. Sempat dites swab juga, terus negatif hasilnya dan akhirnya dibawa pulang lagi ke rumah,” ujar Ika kepada wartawan, Jumat .Hanya sesekali demam biasa, namun beberapa saat diberi obat, bayi kembar siam itu pulih kembali. “Dia emang suka demam, tetapi ketika dikasih obat ya udah pulih lagi gitu. Ketawa-ketawa kok, masih bisa main,” ucap dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lihatlah Wajah Wawan, Semoga Janin di Rahim F Baik-baik SajaWawan bersama perempuan belia yang sudah hamil, akhirnya ditangkap polisi pada Jumat dini hari. hamil
Baca lebih lajut »
Bayi Baru Lahir di Sleman Positif Covid-19Bayi tersebut tertular di dalam rahim ibunya yakni melalui tali plasenta.
Baca lebih lajut »
Penularan Covid-19 di Sekitar Jakarta Meningkat Lagi - Metro - koran.tempo.coKluster baru corona bermunculan di Depok dan Bekasi akibat maraknya kluster perkantoran di Jakarta.
Baca lebih lajut »
Penularan Covid-19 di Sekitar Jakarta Meningkat Lagi - Metro - koran.tempo.coPenularan Covid-19 di Sekitar Jakarta Meningkat Lagi
Baca lebih lajut »
Seorang Ibu di Kalbar Jual Bayinya Berusia 2 Hari Seharga Rp 30 Juta“Ibu bayi, berinisial J masih terbaring di kamar bersalin. Sedangkan bayi sudah dibawa dan dipegang oleh seorang pengasuh,”.
Baca lebih lajut »
Harus Lakukan Rapid Test, Bayi di Kandungan Ibu asal Mataram Meninggal karena Terlambat DitanganiBayinya meninggal dunia karena terlambat ditangani, Gusti Ayu Arianti (23) harus jalani rapid test dahulu sebelum akhirnya mendapat perawatan.
Baca lebih lajut »