Jaksa penuntut internasional mengklaim menemukan 'indikasi kuat' bahwa Presiden Vladimir Putin menyetujui penggunaan rudal Rusia di Ukraina untuk menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17.
TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut internasional mengklaim menemukan 'indikasi kuat' bahwa Presiden Vladimir Putin menyetujui penggunaan rudal Rusia di Ukraina untuk menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 di atas Ukraina timur pada 2014.Namun, mereka mengatakan bukti keterlibatan Putin dan pejabat Rusia lainnya tidak cukup konkret untuk mengarah pada hukuman pidana, dan mereka akan mengakhiri penyelidikan tanpa penuntutan lebih lanjut.
Namun sebagai bagian dari hukuman terhadap ketiga pria tersebut pada bulan November, pengadilan Belanda memutuskan bahwa Rusia memiliki 'kendali menyeluruh' atas pasukan separatis di Donetsk mulai Mei 2014. Jaksa mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka tidak dapat mengidentifikasi tentara tertentu yang bertanggung jawab atas penembakan rudal, yang berasal dari brigade ke-53 Rusia di Kursk.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hasil Penyelidikan MH17, Ada Indikasi Kuat Pesawat Dirudal Atas Persetujuan Putin |Republika OnlineAda indikasi Putin memasok sistem rudal Buk yang jatuhkan MH17 ke separatis Ukraina
Baca lebih lajut »
Pesawat MH17: Putin ‘menyuplai’ rudal yang tembak jatuh pesawat, sebut investigator - BBC News Indonesia“Meski kita tidak bisa berbuat banyak, Putin tidak dapat dituntut secara hukum. Kami hanya ingin tahu siapa yang pada akhirnya bertanggung jawab [atas penembakan ini], dan sekarang semua jelas,” kata keluarga korban MH17.
Baca lebih lajut »
Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Ada Indikasi Putin Setuju Beri Rudal ke SeparatisPutin secara pribadi menyetujui keputusan memberi rudal untuk separatis di Ukraina yang kemudian dipergunakan untuk menembak jatuh pesawat MH17.
Baca lebih lajut »
Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Hari Ini Tim Penyelidik Ungkap Temuan BaruPara penyelidik internasional yang menyelidiki jatuhnya pesawat MH17 miliki maskapai Malaysia di tahun 2014 di atas Ukraina timur akan mempresentasikan temuan baru.
Baca lebih lajut »
Musibah Jatuhnya Yeti Airlines di Nepal, Pesawat Disebut Kehilangan Daya DorongPesawat yang dioperasikan oleh Yeti Airlines itu jatuh sesaat sebelum mendarat di kota wisata Pokhra Nepal pada 15 Januari.
Baca lebih lajut »
Baterai Laptop Terbakar di Kabin United Airlines, 4 Orang Masuk RS!Insiden kebakaran kecil yang dipicu sebuah baterai perangkat elektronik terjadi dalam kabin pesawat United Airlines yang terbang menuju ke Newark, AS.
Baca lebih lajut »