Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Ada Indikasi Putin Setuju Beri Rudal ke Separatis

Indonesia Berita Berita

Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Ada Indikasi Putin Setuju Beri Rudal ke Separatis
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 59%

Putin secara pribadi menyetujui keputusan memberi rudal untuk separatis di Ukraina yang kemudian dipergunakan untuk menembak jatuh pesawat MH17.

Den Haag, Beritasatu.com - Ada indikasi kuat bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi menyetujui keputusan memberi rudal untuk separatis di Ukraina yang kemudian dipergunakan untuk menembak jatuh penerbangan Malaysia Airlines pesawat MH17 pada tahun 2014, kata penyelidik Belanda, Rabu .

Advertisement Meskipun demikian, penyelidik mengatakan bahwa"bukti lengkap dan konklusif yang tinggi tidak terpenuhi," dan terlepas dari itu, sebagai kepala negara, Putin memiliki kekebalan dari penuntutan. Tim Investigasi Gabungan mengatakan telah membagikan temuannya kepada keluarga 298 korban.Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Hari Ini Tim Penyelidik Ungkap Temuan Baru CNN telah menghubungi Kremlin untuk bereaksi.

Penyelidik Belanda telah menyimpulkan bahwa rudal yang menjatuhkan MH17 adalah roket Buk Rusia, yang ditembakkan dari peluncur milik brigade rudal anti-pesawat ke-53 Rusia. Pengadilan Belanda pada November menemukan dua orang Rusia dan seorang separatis Ukraina bersalah atas pembunuhan massal atas keterlibatan mereka dalam jatuhnya pesawat MH17.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pesawat MH17: Putin ‘menyuplai’ rudal yang tembak jatuh pesawat, sebut investigator - BBC News IndonesiaPesawat MH17: Putin ‘menyuplai’ rudal yang tembak jatuh pesawat, sebut investigator - BBC News Indonesia“Meski kita tidak bisa berbuat banyak, Putin tidak dapat dituntut secara hukum. Kami hanya ingin tahu siapa yang pada akhirnya bertanggung jawab [atas penembakan ini], dan sekarang semua jelas,” kata keluarga korban MH17.
Baca lebih lajut »

Kasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Hari Ini Tim Penyelidik Ungkap Temuan BaruKasus Pesawat MH17 Jatuh Ditembak, Hari Ini Tim Penyelidik Ungkap Temuan BaruPara penyelidik internasional yang menyelidiki jatuhnya pesawat MH17 miliki maskapai Malaysia di tahun 2014 di atas Ukraina timur akan mempresentasikan temuan baru.
Baca lebih lajut »

Hasil Penyelidikan MH17, Ada Indikasi Kuat Pesawat Dirudal Atas Persetujuan Putin |Republika OnlineHasil Penyelidikan MH17, Ada Indikasi Kuat Pesawat Dirudal Atas Persetujuan Putin |Republika OnlineAda indikasi Putin memasok sistem rudal Buk yang jatuhkan MH17 ke separatis Ukraina
Baca lebih lajut »

KKB Membakar Pesawat Susi Air, Kapolda Papua Merespons, SimakKKB Membakar Pesawat Susi Air, Kapolda Papua Merespons, SimakKapolda membantah kasus pembakaran pesawat oleh KKB tidak berkaitan dengan kasus Lukas Enembe
Baca lebih lajut »

Update Pesawat Susi Air, Kuasa Hukum: Diduga Pesawat Susi Air Disabotase Pihak Tertentu!Update Pesawat Susi Air, Kuasa Hukum: Diduga Pesawat Susi Air Disabotase Pihak Tertentu!Kuasa Hukum Maskapai Susi Air, Donal Fariz memberikan keterangan pers terkait Pesawat Susi Air Pilatus Porter P-4/PK-BVY yang hilang kontak di Papua. Pemeriksaan terus dilakukan sekaligus melakukan penelusuran keberadaan pilot serta 5 penumpang lainnya.
Baca lebih lajut »

Polisi Tangani Kasus Hilang Kontak Pesawat Susi Air di Bandara Paro NdugaPolisi Tangani Kasus Hilang Kontak Pesawat Susi Air di Bandara Paro Nduga“Tim juga akan mendalami terkait murni atau tidaknya kecelakan yang menyebabkan terbakarnya pesawat Pilatus Porter Susi Air tersebut atau diduga dibakar oleh pihak-pihak tertentu,'
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 07:26:43