Puan minta penolakan buruh soal RUU Ciptaker tak hanya aksi nonformal

Indonesia Berita Berita

Puan minta penolakan buruh soal RUU Ciptaker tak hanya aksi nonformal
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 78%

Puan minta penolakan buruh soal RUU Ciptaker tak hanya aksi nonformal. RUUCiptaker

Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kelompok buruh yang memiliki aspirasi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja untuk tidak hanya disampaikan lewat aksi nonformal., sejalan dengan janji akan transparan dan cermat dalam pembahasan RUU Cipta Kerja yang diusulkan pemerintah tersebut.

Puan mengatakan penyampaian suara melalui aksi demonstrasi dapat berpotensi menimbulkan kemacetan, berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya, dan berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19.Cipta Kerja terus terjadi, DPR RI sudah menggelar pertemuan dengan 16 perwakilan serikat buruh/serikat pekerja di Jakarta pada 20-21 Agustus 2020.Pertemuan itu menghasilkan empat poin kesepakatan terkait klaster ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja.

Kesepakatan tersebut di antaranya tentang hubungan ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri dan pembahasan RUU Cipta Kerja terbuka pada masukan publik. Puan menegaskan DPR RI akan melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja secara cermat, hati-hati, transparan, terbuka, dan mengutamakan kesinambungan kepentingan nasional."Kami mendukung terciptanya lapangan kerja, perbaikan ekonomi, serta tumbuh dan berkembangnya UMKM lewat RUU Cipta Kerja," kata Puan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Buruh Demo RUU Ciptaker, Polisi Alihkan Lalin Sekitar DPRBuruh Demo RUU Ciptaker, Polisi Alihkan Lalin Sekitar DPRSebanyak 5.800 perseonel gabungan dikerahkan dan alih arus lalu lintas diterapkan terkait demo buruh menentang RUU Ciptaker, di DPR, hari ini.
Baca lebih lajut »

RUU Ciptaker Dinilai Perkecil Potensi Korupsi |Republika OnlineRUU Ciptaker Dinilai Perkecil Potensi Korupsi |Republika OnlineRUU Ciptaker bisa memangkas birokrasi yang gemuk.
Baca lebih lajut »

RUU Cipta Kerja, Pemerintah Harus Jamin Perlindungan Hak BuruhRUU Cipta Kerja, Pemerintah Harus Jamin Perlindungan Hak BuruhPertemuan tim perumus RUU Cipta Kerja terdiri dari DPR dan perwakilan serikat pekerja menghasilkan empat poin kesepakatan...
Baca lebih lajut »

RUU Omnibus Law Cipta Kerja, HNW: Jangan Rugikan Kepentingan BuruhRUU Omnibus Law Cipta Kerja, HNW: Jangan Rugikan Kepentingan BuruhHNW menuturkan persoalan yang ada dalam RUU Cipta Kerja bukan hanya ketentuan yang ada dalam klaster ketenagakerajaan. MPRRI
Baca lebih lajut »

HNW Minta DPR Memperhatikan Koreksi dan Keberatan Seluruh Elemen Terhadap RUU Cipta KerjaHNW Minta DPR Memperhatikan Koreksi dan Keberatan Seluruh Elemen Terhadap RUU Cipta KerjaWakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid meminta DPR memperhatikan koreksi dan keberatan sejumlah elemen bangsa lainnya terkait RUU Cipta Kerja. MPRRI
Baca lebih lajut »

Massa Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Puan: Berpotensi Klaster CoronaMassa Buruh Demo Tolak Omnibus Law, Puan: Berpotensi Klaster CoronaPuan mengajak buruh agar menyampaikan aspirasi soal RUU Cipta Kerja tak melalui aksi demo. Sebab, menurut Puan, kerumunan berpotensi menjadi klaster Corona. DemoBuruh PuanMaharani
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 11:52:26